Pentingnya Kaca Jendela pada Mobil dan Tips Mengatasi Kaca yang Macet

Sebagai mana kita tahu bahwa pada jaman sekarang hampir semua mobil pasti dilengkapi dengan pintu lengkap ada kacanya. Ternyata ada beberapa produk mobil jaman dahulu beberapa mobil yang tidak dilengkapi dengan kaca pintu. Bukan tanpa sebab ternyata setelah admin telusuri pada masa itu ada beberapa alasan pabrikan mobil tidak memasang kaca pada pintu mobil antara lain seperti untuk menekan biaya produksi, kepraktisan dalam desain dan fungsionalitas, dan terakhir karena teknologi dan material yang belum cukup baik. Berikut adalah beberapa contoh mobil lama yang dirancang tanpa kaca jendela pintu:

  1. Ford Model T (1908-1927): Salah satu mobil paling terkenal dalam sejarah, Ford Model T sering kali tidak dilengkapi dengan kaca jendela pintu sebagai standar, terutama pada model awalnya. Mobil ini dirancang sebagai kendaraan yang sederhana dan ekonomis.

  2. Bugatti Type 35 (1924-1930): Mobil balap legendaris ini umumnya tidak memiliki kaca jendela pintu. Desainnya fokus pada aerodinamika dan performa balap, bukan pada kenyamanan penumpang.

  3. Morgan Three-Wheeler (1911-1952): Mobil tiga roda ini memiliki desain terbuka tanpa kaca jendela pintu, menekankan pengalaman berkendara yang unik dan sederhana.

  4. Citroën 2CV (1948-1990): Model awal dari Citroën 2CV sering kali tidak dilengkapi dengan kaca jendela pintu penuh, melainkan hanya dengan jendela yang dapat dibuka sebagian.

Mobil-mobil ini mencerminkan era ketika desain kendaraan masih sangat berbeda dari mobil modern saat ini. 

Pada jaman dahulu teknologi mobil masih belum serumit sekarang, begitu pula dalam pemanfaatan mobil pada umumnya cukup untuk transportasi sederhana memindahkan barang dan manusia. Dengan berbagai pertimbangan tersebut maka kaca jendela pintu mobil dianggap tidak begitu penting.

kaca jendela mobil macet sampai rusak


Manfaat Kaca Pintu Mobil

Berbeda dengan mobil modern, Sudah wajib dilengkapi dengan kaca jendela dibagian pintu yang memang disiapkan untuk berbagai tujuan.

Saat Hujan

  1. Mencegah Air Masuk: Jika jendela terbuka, air hujan dapat masuk ke dalam mobil, merusak interior, dan membuat penumpang basah.

  2. Kesehatan dan Kenyamanan: Hujan dapat membuat suhu dalam mobil menjadi dingin dan tidak nyaman. Selain itu, udara yang lembab dapat mempengaruhi kesehatan penumpang.

  3. Keselamatan: Air yang masuk dapat menyebabkan kaca berembun, mengurangi visibilitas pengemudi, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Saat Panas

  1. Mengurangi Panas: Menutup jendela dan menggunakan AC membantu menjaga suhu dalam mobil tetap sejuk, sehingga lebih nyaman bagi penumpang.

  2. Mencegah Masuknya Debu dan Polusi: Menutup jendela menghalangi debu, polusi udara, dan alergen dari luar masuk ke dalam mobil, yang dapat mempengaruhi kesehatan penumpang.

  3. Melindungi Interior Mobil: Sinar matahari yang masuk langsung dapat memudarkan warna dan merusak material interior mobil, seperti jok dan dashboard.

Umum

  1. Keamanan: Menutup jendela mengurangi risiko pencurian dan vandalisme.

  2. Efisiensi Bahan Bakar: Menggunakan AC dengan jendela tertutup lebih efisien daripada membuka jendela, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi, karena mengurangi hambatan angin.

Jadi, menutup kaca jendela mobil saat kondisi cuaca ekstrem adalah langkah yang bijak untuk memastikan kenyamanan, keselamatan, dan melindungi mobil Anda. Ada beberapa penyebab umum mengapa kaca jendela mobil macet. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  1. Power window rusak: Power window adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk menaikkan dan menurunkan kaca jendela secara otomatis. Jika power window rusak, kaca jendela tidak akan bisa bergerak.

  2. Korsleting power window: Kabel yang menghubungkan power window bisa terkorslet, sehingga menghentikan fungsi naik turun kaca.

  3. Motor power window bermasalah: Motor yang menggerakkan kaca jendela bisa mengalami kerusakan atau aus, sehingga kaca jendela tidak bisa bergerak.

  4. Saklar rusak: Saklar yang digunakan untuk mengangkat dan menurunkan kaca jendela bisa rusak, sehingga kaca jendela tidak bisa berfungsi.

  5. Rel karet kaca terlalu kotor: Rel karet yang terkotor bisa menyebabkan kaca jendela terjepit dan tidak bisa bergerak.

  6. Kurangnya perawatan: Kaca jendela yang tidak dirawat dengan baik bisa mengalami kerusakan mekanis.

  7. Penggunaan berlebihan: Penggunaan power window secara berlebihan bisa menyebabkan komponen mengalami kerusakan lebih cepat.

  8. Faktor usia: Komponen-komponen yang mengalami kerusakan akibat usia dapat menyebabkan kaca jendela macet.

 

Ada beberapa langkah yang bisa Anda coba untuk mengatasi kaca jendela mobil yang macet:

  1. Periksa Saklar: Pastikan saklar jendela berfungsi dengan baik. Anda bisa mencoba mengoperasikan saklar dari sisi pengemudi dan sisi penumpang.

  2. Periksa Sekring: Jika semua jendela tidak berfungsi, bisa jadi masalahnya ada pada sekring yang putus. Cek sekring di kotak sekring mobil Anda.

  3. Periksa Rel Kaca: Rel yang kotor atau kering bisa menyebabkan kaca jendela macet. Bersihkan rel kaca dan olesi dengan pelumas silikon.

  4. Reset Power Window: Beberapa mobil memiliki fitur reset untuk power window. Coba reset dengan menekan dan menahan saklar jendela dalam posisi naik selama beberapa detik setelah kaca sepenuhnya tertutup.

  5. Periksa Motor Power Window: Jika saklar dan sekring dalam kondisi baik, masalahnya bisa pada motor power window. Untuk ini, Anda mungkin perlu membawa mobil ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut.

  6. Bawa ke Bengkel: Jika langkah-langkah di atas tidak berhasil, sebaiknya bawa mobil Anda ke bengkel profesional. Mereka akan bisa mendiagnosis dan memperbaiki masalah dengan peralatan yang tepat.

Selalu pastikan untuk melakukan perawatan rutin pada mobil Anda untuk mencegah masalah seperti ini terjadi. 

Masalah Umum pada Mobil yang Jarang Dipakai

Mobil merupakan salah satu jenis alat transportasi yang dibuat untuk membantu manusia berpindah atau memindahkan barang dari suatu tempat ke tempat lain. Pada umumnya mobil yang sering digunakan akan membutuhkan penggantian bagian-bagiannya akibat rusak, aus ataupun lewat masa pakainya. 

Masih banyak orang yang mengira bila semakin jarang dipakai maka mobil akan awet dan tidak timbul masalah. Tapi kenyataanya Mobil yang jarang dipakai tetap bisa bermasalah karena beberapa faktor yang berkaitan dengan komponen dan sistem di dalamnya. 

Mobil yang jarang digunakan sering kali mengalami beberapa masalah yang bisa mengganggu kinerjanya saat akan dipakai kembali. 

masalah mobil jarang dipakai


Masalah Umum Pada Mobil Akibat Jarang Dipakai

Berikut adalah beberapa masalah umum yang mungkin terjadi serta cara menanggulanginya.

1. Aki Mobil Lemah atau Mati

Masalah: Aki mobil yang jarang digunakan bisa menjadi lemah atau bahkan mati karena tidak ada pengisian dari alternator.

Solusi: 

- Cek dan Isi Ulang: Pastikan untuk memeriksa kondisi aki secara berkala. Jika sudah lemah, cobalah untuk mengisi ulang. Jika aki sudah tua, pertimbangkan untuk menggantinya.

- Gunakan Trikle Charger: Memasang charger otomatis yang dapat mengisi aki secara perlahan saat mobil tidak digunakan dapat membantu menjaga daya aki.


2. Ban Kempes atau Tertekuk

Masalah: Ban mobil yang jarang digunakan bisa mengalami kempes atau tertekuk di bagian tertentu.

Solusi: 

- Cek Tekanan Ban: Pastikan untuk memeriksa dan mengisi tekanan ban secara berkala. Idealnya, lakukan ini setiap bulan.

- Pindah Posisi Mobil: Jika memungkinkan, pindahkan mobil sedikit setiap beberapa minggu untuk menghindari ban tertekan pada satu posisi.


3. Minyak Rem dan Cairan Lainnya Mengendap

Masalah: Cairan dalam sistem rem atau cairan lainnya bisa mengendap atau terkontaminasi jika mobil jarang digunakan.

Solusi: 

- Ganti Cairan Secara Berkala: Pastikan untuk mengganti minyak rem, oli mesin, dan cairan lainnya sesuai dengan jadwal pemeliharaan yang dianjurkan.

- Periksa Kebocoran: Selalu periksa apakah ada kebocoran pada sistem rem dan lainnya.


4. Karatan pada Bagian Mobil

Masalah: Mobil yang tidak digunakan dalam waktu lama berisiko mengalami karat, terutama jika terkena kelembapan.

Solusi: 

- Cuci dan Cuci Mobil: Selalu cuci mobil sebelum menyimpannya untuk menghilangkan kotoran yang bisa menyebabkan karat.

- Gunakan Pelindung: Oleskan produk pelindung karat atau wax pada bagian luar mobil.


5. Busi dan Sistem Pembakaran Terpengaruh

Masalah: Busi yang tidak digunakan bisa menjadi kotor dan mengganggu sistem pembakaran saat mobil dinyalakan.

Solusi: 

- Pemeriksaan Rutin: Lakukan pemeriksaan dan pembersihan busi secara berkala. Ganti busi yang sudah usang.

- Nyalakan Mobil Secara Berkala: Usahakan untuk menyalakan mesin mobil setidaknya sebulan sekali dan biarkan berjalan selama 15-20 menit.


6. Karet dan Seal yang Mengering

Masalah: Karet pada pintu, jendela, dan komponen lainnya dapat mengering dan retak jika tidak sering digunakan.

Solusi: 

- Pelumas Karet: Oleskan pelumas khusus karet secara berkala untuk menjaga kelembapan dan elastisitasnya.

- Periksa Secara Berkala: Periksa karet dan seal untuk menghindari kebocoran dan gangguan lainnya.


Kesimpulan

Mobil yang jarang digunakan memerlukan perhatian khusus untuk memastikan tetap dalam kondisi baik. Dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala, Anda dapat mencegah masalah yang umum terjadi dan memastikan mobil siap digunakan kapan saja.

Inilah Manfaat Bila Rajin Merawat Mobil dan Bahaya Bila Meremehkannya

Merawat mobil memiliki banyak manfaat bagi pemilik dan pengendara, sementara melewatkannya dapat berisiko yang sering  sangat merugikan bahkan dapat mengancam nyawa. Berikut adalah beberapa poin penting keuntungan dan kerugian dari merawat mobil.

Manfaat Merawat Mobil

1. Performa Optimal

Perawatan rutin memastikan mesin dan komponen lainnya berfungsi dengan baik, meningkatkan efisiensi bahan bakar dan performa keseluruhan.

2. Keamanan

Pemeriksaan sistem rem, ban, dan lampu secara rutin meningkatkan keselamatan berkendara, mengurangi risiko kecelakaan.

3. Umur Kendaraan

Perawatan yang baik dapat memperpanjang usia kendaraan, menghindari kerusakan yang mahal dan memperpanjang masa pakai.

4. Nilai Jual Kembali

Mobil yang terawat dengan baik memiliki nilai jual kembali yang lebih tinggi. Calon pembeli cenderung lebih tertarik pada mobil yang memiliki catatan perawatan yang baik.

5. Kenyamanan Berkendara

Dengan menjaga kondisi interior dan sistem pendingin, Anda akan lebih nyaman saat berkendara.

6. Mengurangi Biaya

Mencegah kerusakan besar melalui perawatan rutin lebih ekonomis dibandingkan harus melakukan perbaikan besar yang mahal.


Bahaya Melewakan Perawatan Mobil

1. Kerusakan Mesin

Mengabaikan ganti oli dan filter dapat menyebabkan kerusakan mesin yang serius dan mahal untuk diperbaiki.

2. Kecelakaan

Komponen penting seperti rem atau ban yang tidak terawat dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

3. Masalah Lingkungan

Mobil yang tidak terawat dapat menghasilkan emisi yang lebih tinggi, berkontribusi pada polusi udara.

4. Memburuknya Kondisi Kendaraan

Komponen yang rusak dapat menimbulkan masalah lebih lanjut, memerlukan lebih banyak waktu dan biaya untuk diperbaiki.

5. Menyusahkan di Jalan

Mobil yang tidak dirawat dapat mogok di jalan, yang dapat berbahaya dan merepotkan.

6. Menghilangnya Kenyamanan

Interior yang kotor atau sistem pendingin yang tidak berfungsi dapat mengurangi kenyamanan berkendara.

Merawat mobil adalah aktifitas yang mungkin membosankan tapi tetap tidak boleh dilewatkan. Bagi penghobi otomotif perawatan mobil merupakan aktifitas yang malah  dapat menjadi hobi yang menyenangkan. Sebenarnya apa saja yang perlu dilakukan dalam merawat mobil?

manfaat dan cara tepat merawat mobil


Berikut beberapa poin penting dalam perawatan mobil yang bisa membantu menjaga kendaraan Anda dalam kondisi optimal.

1. Rutin Ganti Oli

Ganti oli mesin sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan oleh pabrikan. Oli yang bersih membantu mesin bekerja lebih efisien.

2. Periksa dan Ganti Filter

Pastikan untuk memeriksa dan mengganti filter udara, filter oli, dan filter bahan bakar secara berkala agar performa mesin tetap baik.

3. Perawatan Ban

Cek tekanan ban secara rutin dan pastikan untuk melakukan rotasi ban setiap 5.000 hingga 10.000 km. Gantilah ban yang sudah aus atau tidak seimbang.

4. Cek Sistem Rem

Periksa rem secara berkala, termasuk kampas rem dan cairan rem. Pastikan semuanya dalam kondisi baik untuk keselamatan berkendara.

5. Periksa Cairan Kendaraan

Rutin cek level cairan seperti coolant, minyak transmisi, dan cairan wiper. Pastikan semuanya cukup dan dalam kondisi baik.

6. Jaga Kebersihan Mobil

Cuci mobil secara teratur untuk menghilangkan kotoran, garam, dan zat lain yang dapat merusak cat dan bodi mobil. Jangan lupa bersihkan interiornya juga.

7. Periksa Baterai

Cek kondisi baterai, termasuk konektor dan level cairan (jika baterai tipe basah). Ganti baterai yang sudah tua untuk menghindari mogok.

8. Service Berkala

Lakukan service berkala di bengkel resmi atau bengkel terpercaya untuk pemeriksaan menyeluruh dan perawatan profesional.

9. Periksa Lampu dan Kaca Spion

Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik dan kaca spion bersih untuk visibilitas yang optimal.

10. Hindari Kebiasaan Buruk

Jangan biarkan mobil dalam kondisi idle terlalu lama dan hindari akselerasi mendadak yang dapat merusak mesin.

Dengan melakukan perawatan rutin, Anda dapat memperpanjang umur mobil dan memastikan performa yang optimal.

Perawatan Mobil Listrik dan Perbedaannya dengan Mobil Konvensional

Seiring dengan pertumbuhan popularitas mobil listrik (EV), pemilik kendaraan kini semakin penasaran tentang bagaimana merawat mobil listrik dibandingkan dengan mobil konvensional. Meskipun kedua jenis kendaraan memerlukan perawatan untuk menjaga kinerja optimal, terdapat beberapa perbedaan signifikan dalam hal perawatan dan pemeliharaan. 

beda perawatan mobil listrik vs mobil biasa


Perbedaan Perawatan Mobil Listrik dengan mobil Konvensional (Biasa)

Pada tulisan ini akan membahas perawatan mobil listrik dan bagaimana hal ini berbeda dari perawatan mobil konvensional.

1. Perawatan Mobil Listrik

a. Baterai

- Pemantauan Kesehatan Baterai: Baterai adalah komponen utama dalam mobil listrik dan memerlukan perhatian khusus. Pemantauan kesehatan baterai secara rutin diperlukan untuk memastikan kapasitas penyimpanan energi yang optimal. Produsen seringkali menawarkan jaminan baterai yang panjang, namun perawatan dan pengecekan rutin tetap penting.

- Kesejukan Baterai: Sistem pendingin baterai juga penting untuk menjaga suhu baterai dalam rentang optimal. Periksa sistem pendingin secara berkala untuk menghindari overheat.

b. Sistem Pengisian

- Pengecekan Charger: Pastikan stasiun pengisian daya berfungsi dengan baik dan kabel pengisian dalam kondisi baik. Pemeriksaan rutin terhadap konektor dan kabel bisa mencegah masalah pengisian yang tidak terduga.

- Kalibrasi Sistem: Beberapa mobil listrik memerlukan kalibrasi sistem pengisian untuk memastikan kompatibilitas dengan berbagai stasiun pengisian.

c. Sistem Elektrik dan Komputerisasi

- Pembaruan Perangkat Lunak: Mobil listrik sering kali memiliki perangkat lunak yang dapat diperbarui untuk meningkatkan kinerja atau menambahkan fitur baru. Pastikan perangkat lunak selalu diperbarui sesuai rekomendasi produsen.

- Pemeriksaan Sistem Elektrik: Karena mobil listrik mengandalkan sistem elektrik dan komputerisasi yang lebih kompleks, pemeriksaan rutin terhadap sistem-sistem ini sangat penting untuk mencegah masalah teknis.

d. Komponen Lain

- Rem dan Suspensi: Mobil listrik biasanya mengalami aus rem yang lebih sedikit berkat sistem pengereman regeneratif, namun pemeriksaan rem dan suspensi tetap diperlukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara.


2. Perawatan Mobil Konvensional

a. Mesin Pembakaran Internal

- Ganti Oli: Mesin bensin atau diesel memerlukan penggantian oli secara berkala untuk menjaga kinerja mesin dan menghindari kerusakan. Interval penggantian oli bisa bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan gaya berkendara.

- Filter dan Sistem Pembuangan: Filter udara, filter bahan bakar, dan sistem pembuangan juga memerlukan perawatan rutin untuk memastikan mesin bekerja dengan efisien dan emisi tetap rendah.

b. Sistem Bahan Bakar

- Periksa Sistem Bahan Bakar: Perawatan tangki bahan bakar, pompa bahan bakar, dan injektor diperlukan untuk menjaga pasokan bahan bakar yang stabil ke mesin.

c. Komponen Mekanik

- Transmisi: Mobil konvensional dengan transmisi manual atau otomatis memerlukan perawatan dan pengecekan berkala untuk memastikan perpindahan gigi yang mulus dan kinerja transmisi yang optimal.

- Sistem Pendingin: Sistem pendingin mesin perlu diperiksa untuk mencegah overheating, termasuk pemeriksaan radiator, selang, dan cairan pendingin.

d. Rem dan Suspensi

- Pemeriksaan Berkala: Rem dan suspensi pada mobil konvensional memerlukan pemeriksaan rutin untuk memastikan bahwa sistem pengereman dan suspensi berfungsi dengan baik dan aman.


3. Perbedaan Utama dalam Perawatan

- Kompleksitas Mesin: Mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal, transmisi, atau sistem bahan bakar yang memerlukan perawatan rutin, sehingga mengurangi jumlah perawatan yang diperlukan dibandingkan mobil konvensional.

- Kebutuhan Baterai: Sementara mobil konvensional memerlukan penggantian oli dan perawatan mesin secara berkala, mobil listrik fokus pada pemantauan kesehatan baterai dan sistem pengisian daya.

- Sistem Pengereman: Mobil listrik umumnya menggunakan sistem pengereman regeneratif yang mengurangi keausan pada rem dibandingkan dengan mobil konvensional, mengurangi frekuensi penggantian dan perawatan rem.


Kesimpulan

Mobil listrik menawarkan keuntungan dalam hal perawatan mesin yang lebih sederhana dan pengurangan keausan rem, namun memerlukan perhatian khusus pada baterai dan sistem pengisian. Sementara itu, mobil konvensional memerlukan perawatan rutin pada mesin, transmisi, dan sistem bahan bakar. Memahami perbedaan ini dapat membantu pemilik kendaraan menjaga kinerja optimal kendaraan mereka dan memastikan umur panjang kendaraan, baik listrik maupun konvensional.

Memastikan Jaminan Service dan Layanan Purna Jual Mobil Listrik

Mobil listrik semakin populer di Indonesia, seiring dengan peningkatan kesadaran kemajuan pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang. Sudah banyak produk listrik yang masuk ke Indonesia, apalagi pada event pameran produk mobil yang sering diadakan di kota-kota besar banyak dimanfaatkan para produsen mobil untuk memamerkan kecanggihan produk mereka masing-masing. 

Model dan kecanggihan teknologi yang dulu susah dijumpai di mobil konvensional, sekarang seakan diobral gila-gilaan di mobil listrik. Dengan berbagai daya tarik tersebut, tentu membuat banyak orang yang ingin memiliki atau setidaknya menjajalnya. Namun, salah satu pertanyaan terbesar bagi calon pembeli adalah tentang bagaimana jaminan service dan layanan purna jual mobil listrik

memastikan layanan purna jual dan service mobil listrik

Memastikan Jaminan Service dan Layanan Purna Jual Mobil Listrik

Bagi anda yang ingin meminang mobil listrik, maka tidak ada salahnya mencari tahu bagaimana jawaban dari keraguan anda. Setiap produsen maupun dealer mobil seringkali mengajukan penawaran dan layanan yang bervariasi, sehingga bisa membuat anda semakin yakin atau sebaliknya malah semakin bingung. Pada tulisan ini kita akan membahas poin apa saja yang perlu Anda ketahui mengenai jaminan service mobil listrik dan purna jualnya sebelum memboyongnya kerumah. 

1. Apa saja yang termasuk dalam jaminan Service Mobil Listrik?

Jaminan service adalah salah satu faktor penting dalam membeli mobil listrik. Berbeda dengan mobil konvensional, mobil listrik memiliki komponen dan sistem yang khusus, seperti baterai dan motor listrik. Berikut adalah beberapa aspek yang umumnya termasuk dalam jaminan service mobil listrik:

- Baterai: Baterai adalah komponen krusial dalam mobil listrik. Sebagian besar produsen menawarkan jaminan baterai yang panjang, biasanya antara 8 hingga 10 tahun atau jarak tempuh tertentu, misalnya 100.000 hingga 200.000 kilometer. Jaminan ini mencakup kerusakan atau penurunan kapasitas baterai yang signifikan.

- Motor dan Sistem Penggerak: Jaminan ini biasanya mencakup kerusakan pada motor listrik dan sistem penggerak, dengan cakupan yang bervariasi tergantung pada produsen.

- Komponen Lain: Komponen lainnya, seperti sistem pendingin baterai, kontroler, dan sistem pengereman regeneratif, sering kali juga dijamin selama periode tertentu.


2. Purna Jual meliputi Dukungan dan Ketersediaan Suku Cadang

Ketika berbicara tentang purna jual, beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan adalah dukungan teknis dan ketersediaan suku cadang:

- Dukungan Teknis: Pastikan produsen atau dealer menyediakan layanan purna jual yang memadai, termasuk layanan perbaikan dan pemeliharaan berkualitas. Beberapa produsen bahkan menawarkan layanan darurat atau bantuan teknis 24 jam untuk kendaraan listrik.

- Ketersediaan Suku Cadang: Ketersediaan suku cadang sangat penting untuk memastikan mobil listrik Anda tetap berfungsi dengan baik. Pilihlah produsen atau dealer yang memiliki jaringan layanan yang luas dan menjamin ketersediaan suku cadang secara cepat dan efisien.

- Kemampuan Teknisi: Teknisi yang terlatih khusus untuk mobil listrik akan lebih mampu menangani perawatan dan perbaikan dengan tepat. Pastikan bahwa bengkel resmi atau dealer memiliki teknisi yang terampil dan berpengalaman.


3. Tips Memilih Mobil dengan Jaminan Service dan Purna Jual Terjamin

- Periksa Detail Jaminan: Bacalah syarat dan ketentuan jaminan service dengan teliti. Pastikan Anda memahami cakupan jaminan, pengecualian, dan prosedur klaim.

- Bandingkan Penawaran: Bandingkan berbagai penawaran jaminan service dari produsen atau dealer untuk menemukan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

- Cari Ulasan dan Rekomendasi: Periksa ulasan dari pengguna lain mengenai layanan purna jual dari merek atau dealer tertentu. Rekomendasi dari komunitas pengguna mobil listrik bisa memberikan wawasan tambahan.


Kesimpulan

Memastikan bahwa Anda mendapatkan jaminan yang komprehensif dan dukungan purna jual yang baik akan memberikan ketenangan pikiran dan memastikan investasi Anda berharga. Dengan memperhatikan detail jaminan dan memilih produsen atau dealer yang terpercaya, Anda dapat menikmati manfaat dari mobil listrik tanpa kekhawatiran tentang masalah teknis di masa depan.

Cara Mencegah Kebakaran Relay Pada Sistem Lampu Mobil

Lampu mobil sangat penting sebagai penerangan saat kondisi gelap tidak harus di malam hari, sehingga lampu juga berfungsi sebagai komponen penting untuk menjaga keamanan pengemudi dan pengguna jalan lainnya. Selain sebagai bagian untuk membantu menerangi jalan, lampu juga digunakan untuk berkomunikasi dengan pengendara lain melalui tanda. Tanda tersebut contohnya seperti lampu stop tanda mobil akan berhenti, lampu sein tanda mobil akan belok, lampu hazard tanda ada kondisi darurat atau bahaya dan sebagainya.

Di dalam sistem lampu mobil, ada beberapa bagian yang saling terhubung dalam suatu rangkaian seperti baterai accu, kabel, bola lampu dan relay yang dapat rentan mengalami kerusakan. 

relay dalam sistem lampu mobil


Macam Relay Lampu Mobil

Relay sendiri ada  beberapa macam, berikut ini adalah beberapa diantaranya:

1. Relay Lampu Utama

Relay ini bertanggung jawab untuk mengontrol lampu utama mobil, baik lampu depan maupun lampu belakang. Kerusakan pada relay ini dapat menyebabkan lampu utama tidak menyala sama sekali atau menyala tidak stabil.

2. Relay Lampu Rem

Relay ini mengatur fungsi lampu rem pada mobil. Kerusakan pada relay ini bisa mengakibatkan lampu rem tidak menyala saat rem ditekan, yang sangat berpotensi berbahaya karena dapat mengurangi kemampuan pengemudi untuk memberikan sinyal kepada pengemudi di belakangnya.

3. Relay Lampu Sein

Relay ini berfungsi untuk mengatur lampu sein atau lampu pengarah pada mobil. Kerusakan pada relay ini dapat membuat lampu sein tidak berfungsi dengan benar, seperti tidak menyala atau menyala terus menerus tanpa mati.

4. Relay Lampu Hazard

Relay ini mengendalikan lampu hazard atau lampu peringatan darurat pada mobil. Kerusakan pada relay ini dapat menyebabkan lampu hazard tidak berfungsi saat diperlukan, yang dapat membahayakan keselamatan di jalan raya.

5. Relay Lampu Kabut (Fog Lamp)

Jika mobil dilengkapi dengan lampu kabut, biasanya ada relay khusus untuk lampu ini. Kerusakan pada relay ini bisa membuat lampu kabut tidak bisa dinyalakan.

6. Relay Lampu Interior

Relay ini mengatur lampu di dalam mobil seperti lampu plafon atau lampu baca. Kerusakan pada relay ini dapat menyebabkan lampu interior tidak menyala atau tidak mati saat seharusnya.

Faktor-faktor yang bisa menyebabkan kerusakan pada relay ini mirip dengan penyebab umum kerusakan elektronik lainnya, seperti usia pemakaian, paparan kelembaban, getaran yang kuat, atau kualitas komponen yang kurang baik. Oleh karena itu, memeriksa dan mengganti relay secara berkala atau saat terdeteksi adanya masalah dapat membantu menjaga sistem lampu mobil tetap berfungsi dengan baik dan aman.

Baca Fungsi Lampu Mobil Lebih dari Penerangan Saja

Penyebab Terbakarnya Relay Lampu Mobil 

Relay lampu mobil adalah komponen kritis dalam sistem penerangan yang berfungsi untuk mengatur aliran listrik ke lampu-lampu utama, lampu rem, lampu sein, dan lampu lainnya. Kerusakan atau terbakarnya relay bisa mengakibatkan gangguan serius pada fungsi lampu dan potensi bahaya di jalan raya. Berikut ini akan dijelaskan apa saja penyebab umum terbakarnya relay lampu mobil dan bagaimana cara mencegahnya:

1. Penggunaan Arus Berlebih

Salah satu penyebab utama terbakarnya relay lampu mobil adalah penggunaan arus listrik yang melebihi kapasitas yang ditoleransi oleh relay tersebut. Hal ini bisa terjadi jika lampu atau sistem penerangan lainnya memiliki kabel atau soket yang rusak, menyebabkan resistansi yang tinggi dan menghasilkan arus yang tidak stabil.

2. Kelebihan Panas

Relay yang terlalu panas dapat menyebabkan komponen di dalamnya menjadi lemah atau bahkan meleleh, terutama jika mobil sering digunakan dalam kondisi yang panas atau dalam lalu lintas yang padat.

3. Kualitas Relay yang Buruk

Penggunaan relay lampu mobil yang berkualitas rendah atau tidak sesuai dengan spesifikasi mobil dapat menyebabkan ketahanan terhadap panas dan arus yang buruk, sehingga meningkatkan risiko terbakarnya relay.

4. Korosi dan Kelembaban

Lingkungan yang lembab atau terpapar air secara langsung dapat menyebabkan korosi pada soket relay atau kabel-kabel yang terhubung, mengganggu aliran listrik dan memperburuk kondisi relay.

5. Getaran yang Kuat

Mobil yang sering melewati jalan berlubang atau bergelombang dapat mengakibatkan getaran yang kuat, yang pada gilirannya dapat merusak koneksi internal pada relay lampu mobil.


Cara Mencegah Terbakarnya Relay Lampu Mobil

1. Perawatan Rutin

Lakukan pemeriksaan rutin terhadap sistem lampu mobil, termasuk relay, untuk memastikan tidak ada tanda-tanda kelelahan atau keausan yang bisa mengarah pada terbakarnya relay.

2. Pemilihan Relay yang Tepat

Pastikan untuk menggunakan relay lampu mobil yang sesuai dengan spesifikasi mobil dan kualitas yang baik. Hindari menggunakan relay yang murah atau tidak terjamin kualitasnya.

3. Pemasangan yang Benar

Pastikan relay dipasang dengan benar dan kencang agar tidak mengalami getaran yang berlebihan saat mobil bergerak.

4. Perhatikan Lingkungan Penyimpanan

Parkirkan mobil di tempat yang aman dari paparan kelembaban berlebih atau air hujan yang dapat menyebabkan korosi pada relay dan kabel-kabel.

5. Perbaikan Secara Tepat Waktu

Jika terdapat masalah pada lampu atau relay, segera perbaiki dan ganti komponen yang rusak untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.

Dengan memahami penyebab terbakarnya relay lampu mobil dan mengikuti langkah-langkah pencegahan di atas, diharapkan dapat membantu menjaga sistem penerangan mobil tetap berfungsi optimal dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan atau gangguan lainnya di jalan raya. Selalu prioritaskan keamanan dan perawatan secara berkala untuk kendaraan Anda.

Merawat Mobil Sendiri Tanpa Harus ke Bengkel

Mobil adalah investasi besar, dan perawatannya sangat penting untuk memastikan kendaraan tetap berjalan dengan baik dan aman. Meskipun seringkali kita mengandalkan bengkel untuk perawatan mobil, banyak tugas perawatan yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah. Selain menghemat uang, merawat mobil sendiri juga dapat memberikan Anda pengetahuan lebih dalam tentang kendaraan Anda.

Jenis Perawatan Mobil Yang Umum dilakukan Sendiri

Di sini, kami akan membahas beberapa langkah perawatan mobil yang dapat Anda lakukan tanpa harus ke bengkel.

1. Pemeriksaan Rutin

Pemeriksaan rutin adalah kunci untuk mencegah masalah besar di masa depan. Setiap beberapa minggu, lakukan pemeriksaan sederhana, termasuk pemeriksaan minyak mesin, pendingin radiator, cairan pelumas, dan tekanan ban. Pastikan juga bahwa lampu dan lampu sein berfungsi dengan baik.

2. Penggantian Oli

Penggantian oli adalah salah satu perawatan paling penting untuk mobil Anda. Lakukan penggantian oli sesuai dengan jadwal yang ditentukan dalam buku manual kendaraan Anda. Anda dapat dengan mudah melakukan penggantian oli sendiri dengan sedikit peralatan seperti dongkrak, lubang oli, dan kunci sok.

3. Penggantian Filter Udara dan Filter Oli

Penggantian filter udara dan filter oli juga mudah dilakukan di rumah. Filter udara menghilangkan partikel debu dan kotoran dari udara yang masuk ke mesin, sedangkan filter oli membersihkan oli mesin. Ganti filter ini sesuai jadwal perawatan mobil Anda.

4. Pelumasan

Pastikan semua bagian yang memerlukan pelumasan seperti engsel pintu, kunci roda, dan engsel kap mesin tetap diolesi dengan pelumas sesuai dengan rekomendasi produsen. Ini akan membantu mencegah kerusakan dan berisik yang tidak perlu.

5. Pembersihan dan Perlindungan Eksterior

Membersihkan dan melindungi eksterior mobil adalah bagian penting dari perawatan. Cuci mobil secara teratur untuk menghilangkan kotoran dan debu yang dapat merusak cat. Selain itu, aplikasikan lapisan pelindung seperti wax untuk melindungi cat mobil dari sinar matahari dan kerusakan cuaca.

6. Pemeriksaan Sistem Kelistrikan

Pastikan semua sistem kelistrikan seperti lampu, klakson, dan wiper berfungsi dengan baik. Ganti lampu yang mati segera, dan periksa kabel-kabel listrik yang longgar atau rusak.

7. Perawatan Ban

Periksa tekanan udara ban secara teratur dan pastikan ban dalam kondisi yang baik. Ganti ban yang aus atau rusak sesuai dengan rekomendasi produsen.

8. Pembersihan Interior

Jangan lupa merawat interior mobil. Bersihkan dan vakum karpet dan kursi secara teratur. Selain itu, gunakan pelindung UV untuk menjaga bahan interior agar tidak cepat aus dan pudar.

Dengan melakukan perawatan mobil sendiri, Anda dapat menghemat uang, mengurangi waktu tunggu di bengkel, dan merasa lebih terhubung dengan kendaraan Anda. Namun, ingatlah bahwa tidak semua perawatan dapat dilakukan sendiri, dan untuk pekerjaan yang lebih kompleks atau jika Anda merasa tidak yakin, selalu bijaksana untuk berkonsultasi dengan seorang mekanik profesional.

perawatan mobil sendiri menghemat uang


Merawat mobil sendiri memiliki beberapa keuntungan, tetapi juga memiliki beberapa batasan yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa keuntungan merawat mobil sendiri:

Keuntungan Merawat Mobil Sendiri:

1. Hemat dan Ekonomis: 

Merawat mobil sendiri dapat menghemat uang Anda dalam jangka panjang. Anda tidak perlu membayar biaya tenaga kerja yang sering mahal di bengkel.

2. Pengetahuan Kendaraan:

Melakukan perawatan sendiri memberi Anda kesempatan untuk lebih memahami kendaraan Anda. Anda bisa memahami cara mobil Anda bekerja dan mampu mengidentifikasi masalah lebih cepat.

3. Kepuasan dan Keterampilan: 

Merawat mobil sendiri dapat memberikan rasa kepuasan pribadi dan membantu Anda mengembangkan keterampilan mekanik. Anda mungkin belajar cara mengganti oli, filter, atau ban, yang bisa berguna dalam situasi darurat.

4. Kontrol Penuh: 

Anda memiliki kontrol penuh atas perawatan mobil Anda. Anda dapat memilih merek suku cadang, oli, dan bahan lainnya sesuai dengan preferensi Anda.

5. Waktu Fleksibel: 

Anda dapat merawat mobil Anda kapan pun sesuai jadwal Anda, tanpa perlu membuat janji di bengkel.

Batasan Merawat Mobil Sendiri:

1. Keterbatasan Pengetahuan: 

Merawat mobil sendiri memerlukan pengetahuan mekanik yang cukup. Jika Anda tidak memiliki pengetahuan yang cukup, Anda bisa membuat kesalahan yang mahal atau bahkan merusak mobil Anda.

2. Perkakas dan Ruang Kerja: 

Anda perlu memiliki peralatan dan tempat kerja yang sesuai untuk melakukan perawatan mobil. Perkakas mekanik yang baik bisa mahal, dan tidak semua orang memiliki garasi atau tempat kerja yang cukup besar.

3. Waktu dan Upaya: 

Merawat mobil sendiri memerlukan waktu dan upaya. Beberapa pekerjaan mungkin memakan waktu lebih lama daripada yang diharapkan, dan Anda perlu memiliki kesabaran.

4. Risiko Kesalahan: 

Salah tindakan atau kesalahan dalam merawat mobil dapat merusak kendaraan Anda. Ini bisa berakibat pada biaya perbaikan yang lebih besar daripada membawa mobil ke bengkel.

5. Garansi Kendaraan: 

Merawat mobil sendiri bisa membatalkan garansi kendaraan Anda. Jika kendaraan Anda masih dalam garansi, penting untuk memeriksa panduan garansi dan memahami apa yang dapat dan tidak dapat Anda lakukan sendiri.

6. Pekerjaan Rumit: 

Beberapa pekerjaan perawatan, seperti perbaikan transmisi atau permasalahan kelistrikan yang kompleks, mungkin memerlukan pengetahuan yang sangat mendalam dan peralatan khusus. Ini mungkin terlalu rumit untuk dilakukan oleh pemilik mobil rata-rata.

Sebelum memutuskan untuk merawat mobil sendiri, pertimbangkan pengetahuan, peralatan, dan keterampilan Anda. Jika Anda merasa tidak yakin atau jika perawatan yang diperlukan terlalu rumit, lebih baik berkonsultasi dengan mekanik profesional atau membawa mobil Anda ke bengkel. Keselamatan dan keandalan mobil Anda adalah yang terpenting.

Begini 5 Tanda Mesin Mobil Akan Overheat, Segera Sadarilah!

Mesin Overheat sering terjadi pada mobil-mobil yang sedang dipakai pada kondisi lalu lintas padat atau jalan menanjak. Mobil menjadi gak mau jalan lagi alias mogok.

Menurut Auto2000, masalah overheat sebenarnya sering terjadi pada mobil yang jarang dirawat. Agar tidak terjadi hal demikian maka sebelum melakukan perjalanan apalagi tujuannya jauh, anda perlu memastikan bahwa mobil dalam kondisi prima.

Mobil yang akan mengalami overheat sebenarnya menujukkan beberapa tanda. Apabila anda mengetahui tanda tersebut maka masalah mesin mobil overheat seharusnya dapat dihindari.

tanda mesin mobil overheat
Mesin mobil overheat sumber ilustrasi live.staticflickr.com


5 Tanda Mesin Mobil Mengalami Overheat

Silahkan cek kondisi mesin mobil anda apakah menunjukkan tanda-tanda berikut:

1. Suhu Mesin Meningkat

Suhu mesin mobil pada umumnya stabil walaupun digunakan pada perjalanan dengan medan naik turun mungkin mengalami peningkatan, tapi tidak banyak. Untuk melihat suhu mesin anda dapat melihatnya di bagian speedometer pada umumnya berupa tanda berupa jarum dengan skala antara C sampai H, sedangkan pada mobil modern dapat dilihat sampai berapa derajat sesuai petunjuk pada masing-masing mobil.

Mesin yang mengalami peningkatan suhu secara drastis sampai memicu indikator peringatan menyala dapat menjadi gejala terjadi overheat. Suhu mesin berarti menjadi lebih panas dari yang seharusnya.

Suhu mesin yang sudah mendekat kearah huruf H menandakan bahwa mesin semain panas. Bila anda mengetahui hal ini maka sebaiknya anda segera mencari tempat berhenti yang aman kemudian mematikan mesin agar suhu mesin kembali turun.

2. AC Tidak lagi Terasa Dingin

Pendinginan ruang kabin mobil pada umumnya bisa terasa sejuk dengan menggunakan AC. AC juga memiliki pengatur temperatur sampai suhu berapa yang anda inginkan.

Bila suatu saat AC anda tidak lagi dapat mendinginkan mobil, tapi hanya mengeluarkan angin saja maka bisa jadi hal tersebut akibat mesin mengalami overheat. 

Walaupun tidak selalu akibat overheat bisa jadi sebab lain seperti kebocoran sistem pendingin sehingga freon habis. Tapi bila terjadi demikian silahkan lihat indikator suhu mesin seperti poin nomor satu bila mesin panas silahkan segera berhenti.

3. Muncul Asap di Kap Mobil

Tanda yang paling membuat was-was orang adalah munculnya Asap atau uap dari kap mobil. Mobil yang mengalami tanda ini biasanya sudah mengalami panas yang terlalu tinggi sehingga wajib segera berhenti.

Kemunculan asap mobil biasanya mulanya tidak disadari bila diteruskan hingga akhirnya muncul uap air yang tiba-tiba banyak. Biasanya terjadi akibat saluran air pendingin radiator sudah jebol.

Bila muncul asap atau bau asap dari kap mobil silahkan segera minggir dan menghentikan kendaraan. Anda jangan langsung membuka kap mesin dan wajib menunggu setidaknya 5 sampai 10 menit agar tidak berbahaya. Pastikan asap atau uap air sudah hilang sebelum anda melakukan pemeriksaan kondisi mesin.

4. Air Radiator Menetes

Pada mobil yang mengalami overheat sering menunjukkan tanda air radiator atau lebih tepatnya coolant menetes dibawah mobil. Coba perhatikan saat mobil akan anda gunakan apakah ada cairan yang menetes atau sudah tergenang dibawah mesin mobil.

Tanda adanya genangan coolant berarti telah terjadi kebocoran sistem pendingin. Maka bila tanda ini muncul akan disertai tanda peningkatan panas mesin yang tidak wajar.

5. Terdengar Suara Gelembung

Mesin mobil yang sudah mulai mengalami peningkatan suhu tidak lazim maka dapat menyebabkan cairan pendingin meluap sehingga bersuara seperti mendidih atau gelembung pada mesin. Suara mendidih ini lebih tepatnya dibagian reservoir yang terjadi akibat panas berlebihan sehingga cairan pendingin tidak lagi dapat mendinginkan suhu mesin.

Tanda-Tanda Waktunya Ganti Kampas Kopling Mobil

Kopling mobil merupakan salah satu bagian penting dari mobil yang sangat berperngaruh terhadap bisa tidaknya mobil dapat bergerak. Kopling pada sebuah mobil merupakan penghubung antara sumber penggerak dan transmisi mobil.

Setiap bagian mobil memiliki batas usia pemakaian. Bila sudah waktunya tiba maka akan menimbulkan tanda karena tidak dapat bekerja secara optimal.

Salah satu bagian mobil yang wajib diganti secara berkala adalah kampas kopling mobil. 

Kampas kopling mobil berbentuk priringan dengan lapisan keramik kasar. Tekstur kasar pada permukaan kampas kopling menjamin agar tidak selip saat menghubungkan putaran mesin dengan transmisi.

tanda waktunya ganti kampas kopling


Fungsi Kopling

Sebenarnya ada beberapa Fungsi Kopling pada Mobil, antara lain yaitu:

a. Menghubungkan Putaran Mesin dengan Transmisi

Fungsi utama kopling memang sebagai penghubung antara energi putar mesin diteruskan ke sistem transmisi. Dengan kondisi tersambung maka mobil dapat bergerak atau  mobil menjadi berhenti saat kopling memutus hubungan.

b. Memperhalus Perpindahan Tenaga Mesin ke Transmisi

Putaran mesin dapat diteruskan ke transmisi menjadi halus melalui kopling. Tanpa kampas kopling perpindahan penyaluran tenaga mesin ke transmisi menjadi kasar karena perputaran tiba-tiba.

Maka tidak jarang apabila pengguna mobil manual yang tidak pas dalam menggunakan kopling, perpindahan transmisinya terasa menghentak karena tenaga mesin yang tersalur tiba-tiba berubah.

c. Meredam Getaran

Kampas kopling juga bertugas untuk meredam hentakan perubahan penyaluran tenaga mesin ke sistem transmisi. Bagian kampas yang bertugas meredam getaran ini ada dua disebut torsiun dumper dan cushion plate.

Kopling dengan kualitas yang baik biasanya juga akan menghemat biaya karena anda tidak sering membawa ke bengkel untuk urusan mengganti kampas kopling yang aus. Karena biaya penggantian kampas kopling umumnya tidak bisa dibilang murah.

Rata-rata umumnya usia kampas kopling mobil adalah 80.000 Kilometer, tapi bisa saja kurang dari itu.

Seperti pada kampas rem, kampas kopling juga dapat aus bahkan sampai habis. Bila sudah aus maka mobil menjadi tidak bertenaga bahkan hingga dapat menyebabkan kerusakan pada bagian mobil yang lain.

Faktor Penyebab Kerusakan Kampas Kopling

Penyebab kerusakan kampas kopling bisa bermacam-macam. Antara lain sebagai berikut:

Usia Pemakaian

Mobil yang sering digunakan maka kampas koplingnya akan sering bekerja. Gesekan mesin dan persenelleng semakin sering akan membuat kampas kopling semakin cepat habis.

Medan Perjalanan

Kampas kopling juga bisa lebih cepat aus apabila sering digunakan di medan pegunungan yang terjal. Mobil yang digunakan pada medan terjal tentu akan sering membuat pengemudi memindahkan persnelleng, terutama pada mobil manual.

Cara Mengemudi

Kampas kopling lebih cepat habis juga dapat dipengaruhi oleh kebiasaan pengendara sendiri. Kebiasaan menekan setengah kopling sering dianggap kebiasan buruk yang mempercepat kerusakan kopling.

Setelah mengetahui penyebab kerusakan kampas kopling, maka kita perlu mereview kembali apakah ada faktor yang disebabkan dari kita sendiri. Bila ada maka kita mesti perlu mengurangi atau bahkan menghindari penyebab buruk yang mungkin disebabkan oleh kita sendiri.

Tapi walau bagaimanapun kalau memang sudah waktunya rusak kita harus segera menggantinya agar mobil dapat beroperasi dengan baik lagi. Lalu kapan waktunya?


Ciri-ciri Waktunya Mengganti Kampas Kopling Mobil

Waktunya mengganti kampas kopling pada umumnya, ditandai dengan beberapa ciri-ciri berikut:

1. Mobil Kesulitan Berjalan

Mobil yang kampas koplingnya sudah aus maka akan tidak bertenaga. Sebab kopling sering selip. Jika dipaksakan berjalan maka bisa terdengar suara mendecit.

Kalau sudah parah maka mobil akan dapat dinyalakan mesinnya tapi tidak dapat berjalan lagi.

2. Muncul Bau Gosong

Kampas kopling yang sering bergesekan dengan bagian mesin karena selip menjadi panas. Bila dibiarkan dan dipaksakan maka akan timbul bau hangus.

Pada umumnya mobil yang kampas koplingnya sudah tipis dan dibawa kedaerah berkontur naik turun akan langsung bau gosong. 

Tapi tidak selalu bau gosong akibat tipisnya kampas kopling, sebab sering juga karena kebiasaan pengendara yang tidak baik yaitu meletakkan kaki di kopling. Bila karena itu, bila mobil didiamkan mesin dimatikan bau ini akan menghilang dan mobil dapat digunakan dengan normal.

3. Mobil Susah Ganti Gigi

Karena kampas kopling adalah penghubung Gigi dan mesin maka bila sudah aus mempengaruhi kerasnya ganti gigi. Mobil yang memiliki putaran mesin susah dihubungkan dengan transmisi.

4. Putaran Mesin Tinggi

Karena mesin terus berputar tanpa terhubung dengan baik dengan gigi maka putaran mesin mengalami peningkatan.

Dengan gesekan kampas kopling yang sudah licin maka bisa menimbulkan peningkatan suhu mesin yang tidak terkendali.

5. Jarak Injak Pedal Kopling Berkurang

Kampas kopling yang telah tipis akan terasa dengan jarak pedal yang menjadi pendek. Saat pedal kopling dilepas maka akan terasa guncangan yang tidak stabil pada mobil.

Untuk harga penggantian kampas kopling setiap merek dan setiap jenis mobil tentunya berbeda-beda. Sebagai perkiraan kisaran biaya penggantian kopling adalah mulai dari Rp.900.000 hingga Rp. 3jutaan untuk mobil sekelas low MPV dan Low SUV. 

Untuk penggantian sebaiknya dilakukan secara satu set kopling. Baik bagian kampas juga dengan covernya. Bila diganti perbagian maka kerusakan akan mudah terjadi lagi.

Demikian tulisan kali ini, semoga bermanfaat.

4 Hal Wajib Diketahui Sebelum Membeli APAR Mobil

Akhir-akhir ini sering kita dengar berita tentang kebakaran mobil. Tidak hanya saat mengisi bahan bakar, tapi sering juga saat kondisi berjalan atau bahkan hanya terparkir di garasi.

Kondisi Mobil memang bisa mengalami kebakaran dengan sebab yang tidak terduga. Oleh sebab itu sebaiknya kita sebagai pemilik mobil harus siap mencegah dan menangani sejak dini kejadian kebakaran agar tidak manjadi parah.

Salah satu cara agar kita dapat segera menangani kejadian kebakaran mobil adalah dengan mempersiapkan APAR. APAR adalah alat yang dapat memadamkan api dengan ukuran ringan. Semakin kita sigap bertindak maka prosentase kita dapat menyelamatkan semakin besar.

Kesadaran untuk menyediakan APAR di mobil merupakan kesadaran kita untuk menghindari Kerugian dan bahaya kebakaran. Belajar dari peristiwa kebakaran yang telah sering terjadi tidak hanya menimbulkan kerusakan kendaraan tapi juga mengancam jiwa penumpang dan pengendara.

Peraturan Pemerintah sejak tahun 2020 yaitu Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP.972/AJ.5xx/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor  mewajibkan setiap pengendara menyediakan APAR dalam mobil harus kita patuhi untuk keselamatan kita sendiri dan semua yang kita sayangi. Terlepas karena memang akan ada sanksi bagi orang yang mengindahkan, tapi seharusnya kita juga sadar betul manfaatnya.

alat pemadam api mobil


4 Hal Penting Tentang APAR untuk Mobil

Sebelum Anda Membeli Apar anda perlu mengetahui Apar yang tepat antara lain dengan berdasarkan:

1. Jenis Apar

Sebenarnya APAR ada beberapa jenis berdasarkan bahan pengisi atau bahan pemadamnya. Terdapat bahan pengisi jenis air, foam, dry foam, powder dan gas. 

Kesalahan pemilihan jenis APAR dapat berakibat fatal. Misalnya APAR jenis air digunakan untuk memadamkan kebakaran alat bertegangan listrik. 

Maka hendaknya anda memilih apar harus melihat kondisi apa bahan yang mungkin terbakar. Untuk kendaraan yaitu mobil tentu ada kelistrikan, minyak dan bahan mudah terbakar lainnya maka yang paling cocok adalah APAR jenis dry chemical Powder dan Gas. 

2. Ukuran APAR

Selain dari bahan pengisi APAR, ukuran jumlah pengisi juga penting. Sebab bukan tidak mungkin bila mobil anda menjadi kelebihan beban karena membawa APAR, atau sebaliknya saat terjadi kebakaran api belum padam tapi bahan pemadam sudah habis karena anda memilih APAR terlalu kecil.

Pada umumnya APAR untuk mobil tersedia mulai 500ml hingga 3 kg. Selain memiliki ukuran yang tidak memakan tempat, ukuran tersebut juga dianggap cukup untuk memadamkan api bila terjadi kebakaran.

Untuk mobil ukuran kecil seperti citycar dan sejenisnya maka disarankan memilih APAR 1 kg. Sedangkan untuk ukuran mobil MPV atau SUV sebaiknya memilih APAR 2 atau 3 kg. 

3. Letak Penempatan APAR

Agar proses pemadaman dapat dilakukan dengan efektif dan efisien maka posisi peletakan APAR memegang peran penting. Paling baik letakkan APAR di lokasi yang mudah dijangkau, mudah terlihat, dan mudah dicari. 

Sebaiknya peletakan APAR juga jauh dari kemungkinan sumber terbakar. Sehingga siapapun dalam mobil dapat segera menjangkau dan mudah menggunakan untuk menangani kejadian kebakaran.

Sebenarnya anda dapat meletakkan APAR di bawah jok pengemudi, ataupun jok penumpang. Bagi sebagian orang memilih meletakkan dipilar mobil merupakan pilihan yang baik. Walaupun ada juga yang memilih meletakkan dibagasi yang masih lebih baik daripada digarasi atau tidak membawa APAR.

4. Masa Aktif APAR

Walaupun APAR adalah bahan yang didesain untuk tahan lama sehingga dapat digunakan kapan saja, tetapi APAR juga punya waktu kadaluarsa. Anda dapat mengetahui masa kadaluarsa APAR melalui stiker label kemasan tabung APAR.

Perhatikan masa kadaluarsa APAR karena dapat mempengaruhi daya sembur dan kemampuan bahan dalam memadamkan api. Penting juga untuk menginformasikan kepada penumpang mengenai letak penempatan dan cara menggunakan APAR sebelum terjadi kondisi darurat.

Demikian tulisan kali ini semoga bermanfaat dan kita semua terhindar dari segala bahaya di jalan.

Cara Mengetahui Kondisi Aki Mobil dengan Multitester

Hari ini saya lagi ingin mengetahui kondisi aki (Accu) mobil yang jarang digunakan sejak pandemi Corona. Memang untuk pemanasan dilakukan dengan rutin, tapi bagaimana kondisi aki apakah kondisinya masih bagus maka saya perlu memastikannya.

Sebagaimana mestinya dalam merawat aki, untuk menjaga kondisi aki tetap bagus dan sehat, maka pemilik mobil perlu melakukan perawatan. Perawatan rutin yang dapat membuat aki awet antara lain:

- Memeriksa dan mengisi ketinggian level air aki bila berkurang.

- Membersikan kutub positif dan negatif apabila timbul kerak dan kotoran

- Memeriksa tegangan yang disimpan dalam aki agar segera dapat dilakukan tindakan.

Setiap pemilik sudah barang tentu harus merawat aki mobil bila ingin tetap awet. Walaupun standartnya akimobil dapat berusia antara 1 hingga 2 tahun, tapi campur tangan pemilik mobil tetap berpengaruh terhadap usia aki. 

Apabila dirawat dengan baik dan kondisi lingkungan mendukung, maka usia aki bisa lebih dari standart itu bahkan hingga 5 tahun.

Untuk memastikan kondisi aki apakah masih baik atau sudah lemah maka perlu dilakukan pengecekan. Untuk pengecekan kondisi bisa menggunakan alat multitester. Cara yang akan saya lakukan ini saya pelajari dari blog bacabrosur.blogspot(dot)com dan beberapa informasi di web lainnya.

Pengukuran menggunakan multitester dapat menunjukkan berapa tegangan aki saat dilakukan pengukuran. Agar lebih presisi maka sebaiknya menggunakan multitester digital, sehingga dapat diperoleh angka sampai dibelakang koma.


Langkah Pengukuran Tegangan Aki dengan Multitester

Siapkan Multitester dengan setting Tegangan DC

Sebelum menggunakan Multitester, siapkan multitester untuk pengukuran tegangan DC (Tegangan Searah). Pengukuran tegangan menggunakan DC karena Aki mobil merupakan alat yang menyimpan tegangan searah atau DC (Direct Current).

Caranya silahkan arahkan knop Multitester ke Posisi DCVolt. Posisikan angka tegangan lebih besar dari 12 V misalnya 20 VDC, atau bila tidak ada bisa menggunakan 50 VDC.

Multitester digital Mengukur Tegangan DC


Pengukuran Tegangan Dengan Kondisi Mesin Mobil Mati (Off)

Untuk melakukan pengecekan silahkan 

  1. Tempelkan kutub kabel positif Multitester (berwarna merah) ke terminal positif aki berwarna merah atau bertanda positif (+).
  2. Tempelkan kutub kabel negatif Multitester (berwarna hitam) ke terminal negatif aki berwarna hitam atau bertanda negatif (-).
  3. Perhatikan nilai yang ditunjukkan pada layar Multitester anda dan  bandingkan nilai yang didapatkan dengan indikator yang tertera dibawah ini.
Indikator Kondisi Aki
Sumber : bacabrosur.blogspot(dot)com


Jika kondisi Aki menunjukkan angka diatas maka kondisi aki dapat diketahui prosentase dan statusnya. Kondisi ini dapat dimenunjukkan adanya masalah pada aki atau bisa juga pada alternator atau sistem pengisian aki.

Pengukuran Tegangan Aki dengan Kondisi Mesin Menyala (Tanpa Beban)

Silahkan nyalakan mesin mobil dan biarkan posisi rpm idling atau stabil. Silahkan ukur kembali tegangan aki seperti pada saat kondisi mesin mati. Seharusnya tegangan yang ditunjukkan Multimeter naik sekurang-kurangnya 0.5 volt dari kondisi mesin mati.

Silahkan naikkan rpm mobil dengan menekan pedal gas. Bila tegangan naik hingga menjadi 13.5 volt maka menandakan kondisi pengisian normal. Tapi bila kenaikan cuma sedikit misalnya didapat angka 12.7 maka bisa dipastikan bahwa sistem pengisian listrik ke aki bermasalah.

Pengukuran Tegangan Aki dengan Kondisi Mesin Menyala (Dengan Beban Full)

Sekarang coba aktifkan AC dan lampu, kemudian biarkan mesin stabil. Ukurlah kembali tegangan AC seperti cara sebelumnya dan lihat hasilnya dilayar multitester.

Bila tegangan yang ditunjukkan diatas 13 volt, maka menunjukkan proses pengisian normal. Tapi bila angka yang ditunjukkan dibawah angka 13 volt maka bisa dipastikan sistem pengisian bermasalah karena tidak optimal mensuplai listrik ke aki.

Contoh Hasil yang saya dapatkan

Dari hasil pengukuran saya pada mobil yang saya ukur ternyata hasilnya didapat 12.44 volt artinya kondisi aki sedang. Setelah dilakukan pengukuran di kondisi mesin mobil menyala didapatkan nilai 13.8 volt artinya pengisian juga normal. Jadi kesimpulannya kondisi aki mobil normal dan sistem pengisian juga normal.

Demikian tulisan kali ini Semoga bermanfaat.

Bagian Yang Harus Rutin di Service pada Bengkel Mobil Terdekat

Mobil sebagai kendaraan pribadi yang sering anda gunakan, akan dapat selalu mengantar anda dengan nyaman bila kondisinya prima. Kondisi mobil yang sedang tidak baik akan membuat perjalanan tidak nyaman bila dipaksa berjalan. Bila dibiarkan saja mobil tersebut bisa jadi rewel sehingga perjalanan malah menyiksa anda. 

Oleh sebab itu agar anda bisa kemana-mana dengan nyaman maka anda perlu mengetahui dan mengambil tindakan sedini mungkin sebelum jadi terlambat. Agar anda dapat selalu memantau dan mengetahui kondisi mobil anda, anda perlu melakukan cek ke bengkel resmi atau setidaknya ke bengkel mobil terdekat.

Setiap hari mobil digunakan, maka akan membuat penurunan kondisi mobil. Tentu saja usia komponen memiliki pengaruh besar, tetapi hal yang mempengaruhi usia komponen kendaraan adalah pada cara pemakaian dan cara perawatan. Perawatan yang rutin  dan benar akan mampu mengoptimalkan usia komponen sehingga membantu penghematan pada pengeluaran anda. Sedangkan cara pemakaian sangat tergantung dari karakter dan pengalaman berkendara.

Agar  mobil selalu berada pada kondisi prima, maka anda perlu tahu beberapa komponen mobil yang mesti anda perhatikan kondisinya. Sehingga perjalanan anda selalu nyaman dan selamat sampai tujuan. Langsung saja berikut ini komponen mobil yang membutuhkan servis berkala.
Bagian Yang Harus Rutin di Service pada Bengkel Mobil Terdekat

Kaki-kaki Mobil

Mobil tentu saja fungsi utamanya adalah sebagai kendaraan untuk mengantar pengendara dan penumpang sampai ke tujuan. Hal utama pada mobil yang berpotensi untuk sering rusak adalah kaki-kaki. Kaki mobil merupakan komponen penghubung antara sasis dengan roda dan beberapa komponen lainnya. Kerusakan kaki-kaki ini penyebabnya bisa bermacam-macam, salah satunya adalah kondisi jalan yang tidak baik. Seperti jalan berlubang, polisi tidur yang besar-besar, dan paling sering adalah cara berkendara yang kurang bijaksana. 

Komponen kaki-kaki mobil antara lain adalah tierod, ball joint, stabilizer dan rack end. Pada umumnya usia komponen-komponen ini seharusnya bisa mencapai 100.000 kilometer atau sekitar 5 tahun. Tetapi bila tidak memperhatikan hal yang berpotensi menimbulkan kerusakan diatas, maka usianya bisa jadi berkurang. 

Kerusakan pada kaki-kaki biasanya terasa pada saat mobil digunakan menjadi tidak lagi stabil. Cara mengetahui pertama adalah dengan terdengar suara kletek-kletek saat digunakan. Bila mobil yang dikendarai dengan lurus tapi terdengar suara kletek-kletek maka kemungkinan besar adalah adanya kerusakan pada bagian rack end. Rack end berfungsi sebagai pengatur lurusnya roda saat mobil melaju lurus. 

Bila bunyi kletek-kletek terdengar pada saat mobil dikendarai untuk berbelok saja, maka kemungkinan kerusakan pada tierod. Tierod merupakan komponen sebagai penghubung antara setir dengan rack end. Kerusakan pada tierod akan mempengaruhi keseimbangan mobil. Mobil bisa jadi menjadi berjalan agak ke kiri atau ke kanan sendirinya walaupun setir diarahkan lurus.

Kerusakan lain pada kaki-kaki mobil menyebabkan menjadi goyang dan tidak nyaman sehingga menimbulkan suara gluduk-gluduk saat melewati jalanan tidak rata. Agar lebih jelas sebaiknya di cek dengan cara roda mobil didongkrak pada roda depan kemudian di goyang ke atas kebawah lalu diserong. Bila terdengar gluduk-gluduk atau kocak maka ball join sudah bermasalah dan perlu penggantian.

Agar kondisi kaki-kaki  tetap dalam kondisi prima maka perlu dilakukan spooring dan  balancing. Spooring merupakan proses mengembalikan dudukan empat roda pada mobil agar lurus kembali. Sedangkan balancing adalah proses untuk mengembalikan keseimbangan mobil. 

Air Condition (AC)

Bagian yang seringkali membantu proses kenyamanan saat perjalanan adalah AC. Maka tidak heran bila AC seringkali digunakan pada saat perjalanan di terik siang hari. AC membuat perjalanan menjadi tidak terlalu melelahkan walaupun harus menempuh jarak jauh dan dalam waktu yang lama. Dengan fungsinya yang tidak bisa dianggap remeh, maka kondisi AC perlu diperhatikan.

Masalah pada AC seringkali muncul pada bagian freon dan kompresor. Agar kondisi AC tidak menurun dan memerlukan biaya besar, maka wajib untuk dilakukan service secara berkala. Setidaknya service AC dilakukan setelah mencapai 10.000 hingga 20.000 km atau setidaknya setahun sekali. Tetapi bila kondisi jalan yang sering dilewati banyak berdebu, maka sebaiknya segera memeriksakan kondisi AC setelah mencapai 3.000 km. 

Pada umumnya service AC  dilakukan dengan mengganti pelumas, pembersihan komponen filter, dan penggantian refrigan. Proses perbaikan dan kondisinya bisa berfariasi tergantung kondisi AC masing-masing yang lamanya sekitar satu hingga delapan jam.

Bagian Yang Perlu Penggantian Berkala

Selain pada komponen diatas, bagian penting yang perlu diganti secara berkala agar mobil tetap nyaman adalah sebagai berikut:

  1. Oli mesin, wajib diganti setiap 10.000 km.
  2. Filter oli, wajib diganti setiap 10.000 km.
  3. Fan belt, wajib diganti setiap 20.000 km
  4. Busi, wajib diganti setiap 20.000 km atau 40.000 km, namun khusus busi iridium bisa dilakukan setiap 100.000 km.
  5. Filter udara, wajib diganti setiap 40.000 km, sementara untuk mesin diesel di tiap 30.000 km.
  6. Minyak rem, wajib diganti setiap 40.000 km.
  7. Oli Gardan, wajib diganti setiap 40.000 km.
  8. Oli perseneling, wajib diganti setiap 40.000 km, tetapi khusus untuk matic biasanya di 80.000 km.
  9. Air radiator, wajib diganti setiap 80.000 km.


Itulah tadi bagian-bagian mobil yang perlu rutin diservice dan diganti agar mobil selalu dalam kondisi prima. Demikian tulisan kali ini, semoga bermaanfaat dan semoga perjalanan anda selalu menyenangkan hingga selamat sampai tujuan.


Cara Mengatasi Indikator Engine Check yang Aktif

Bila anda memiliki kendaraan mobil yang relatif masih muda, pada umumnya dapat menemukan ikon gambar seperti mesin di panel indikator instrumen. Pada umumnya dekat dengan panel kilometer dan kecepatan. Panel tersebut adalah indikator Engine Check.

Indikator Engine check pada mobil dipasang untuk menunjukkan adanya gangguan pada mesin. Pada mobil jaman sekarang, mesin mobil telah dilengkapi dengan sensor yang dapat menunjukkan gejala dini kerusakan atau sesuatu yang tidak beres pada sistem mesin mobil. Sensor tersebut antara lain seperti sensor air flow meter, sensor oksigen, sensor temperatur udara, sensor injektor dan masih banyak lagi. Semakin tinggi spesifikasi dan kecanggihan suatu mobil biasanya juga memiliki lebih banyak sensor yang dipasang.
Cara Mengatasi Indikator Engine Check yang Aktif

Indikator Engine chek pada keadaan semuanya normal biasanya tidak akan menyala. Namun Sebaliknya bila ditemukan gangguan pada mesin atau gangguan pada sensor yang terpasang itu sendiri, maka indikator akan menyala untuk menunjukkan kepada pengguna kendaraan bahwa mobil seharusnya diperiksa dibengkel. .

Bila engine check menyala pada mobil anda, maka anda tidak perlu langsung panik. Sebab seringkali pembacaan salah satu sensor yang terpasang tidak berfungsi atau sedang eror bisa karena terkena air atau kotor karena sebab yang lain. Engine check yang menyala bukan berarti mesin akan mati mendadak dan mobil tidak dapat digunakan.

Cara Mengatasi Indikator Engine Check yang Menyala

Untuk mengatasi engine check yang aktif, memang idealnya dibawa ke bengkel untuk melakukan pemeriksaan scanner agar penyebab indikator menyala tersebut dapat segera ditemukan dan dilakukan pembenahan. Namun sebelum itu anda dapat melakukan sesuatu agar memastikan bahwa engine check menyala bukan karena kesalahan sensor. 
Caranya yaitu sebagai berikut:
  1. Matikan mesin kemudian lepas konektor aki negatif. Hubungkan konektor aki negatif dan positif beberapa detik, kurang lebih selama dua atau tiga detik, kemudian pasang kembali seperti semula. 
  2. Silahkan cek kembali apakah indikator engine check masih menyala, bila indikator telah padam berarti hanya kesalahan pembacaan. Namun bila tetap menyala kemungkinannya adalah adanya sensor yang bermasalah.

Untuk menentukan secara pasti sensor apa yang rusak atau ada masalah dengan mesin maka sebaiknya dilakukan scanner. Bila tidak segera dilakukan, bisa menyebabkan mobil menjadi susah hidup, mesin menjadi boros, tarikan mesin menjadi berat bahkan keluar asap hitam dari knalpot dan beragam masalah lainnya. Demikian tulisan kali ini, semoga bermanfaat. 

Mengamankan Mobil dari Serangan Tikus

Membawa mobil sendiri pada saat mudik seringkali menjadi solusi terbaik untuk banyak orang. Tetapi banyak orang yang setelah sampai ditujuan ataupun kembali kerumah kediaman meninggalkan mobil terparkir begitu saja. Alhasil ancaman pun mengintai mobil. Setelah kejadian barulah sang pemilik mobil menyesal walaupun sudah tidak berguna.

Meninggalkan mobil terparkir begitu saja seringkali mengundang masalah. Masalah tersebut bisa dari pencuri ataupun oleh hewan yang suka merusak kendaraan. Hewan tersebut adalah tikus.
Mengamankan Mobil dari Serangan Tikus

Hewan pengerat yang biasa mencari makanan dengan cara mencuri sisa makanan yang tertinggal di dapur ini sering menjadikan mobil yang kotor sebagai tempat tinggalnya. Bila sudah terjadi alhasil akan membuat kerusakan dan potensi penularan penyakit yang tidak dapat dianggap remeh. Belum lagi sensasi kotor dan bau yang tidak sedap dapat anda bawa kemana-mana selama perjalanan.

Mengamankan Mobil dari Serangan Tikus

Agar anda tidak menjadi korban serangan tikus ini, anda sebaiknya melakukan tindakan pencegahan sebelum sang pengganggu ini menyerang. Diantara tindakan yang dapat anda lakukan antara lain sebagai berikut:
  • Usahakan untuk Selalu Menyimpan Mobil dalam keadaan Bersih

Ketika Jaman Orang tua kita dulu, sering kita temui bahwa setelah menggunakan kendaraan apapun dan selelah apapun selalu dicuci dulu sebelum masuk garasi. Kebiasaan orang jaman orang tua kita itu merupakan kebiasaan baik yang harus kita tiru. Dengan memastikan mobil selalu dalam kondisi prima saat akan disimpan akan membuat mobil lebih dapat diandalkan pada saat-saat genting. Disamping itu, menyimpan kendaraan dalam keadaan bersih akan memperkecil keinginan tikus untuk mau bersarang. Bila tidak mungkin melakukan pencucian mobil setiap kali habis digunakan, setidaknya anda tidak membiarkan mobil kotor hingga lebih dari satu hari. 
  • Membersihkan Lingkungan Garasi Mobil

Sebagai tempat menyimpan mobil, seharusnya garasi bersih dari benda-benda yang tidak perlu. Sebelum anda meninggalkan garasi saat liburan panjang atau ditinggal lama, jangan sampai ada benda yang berpotensi menjadi sarang tikus. Buanglah karton, singkirkan kain yang menumpuk atau bahkan sisa-sisa botol atau kaleng bekas dari garasi. 
  • Jangan biarkan ada akses Masuk Ke dalam Kendaraan

Menutup pintu mobil sewaktu parkir sebenarnya tindakan yang belum cukup untuk memastikan tidak adanya tikus yang bisa bersarang. Tikus seringkali masuk kedalam kabin atau ruang mesin akibat adanya benda yang dapat memancing tikus singgah disana. Pada umumnya, sisa makanan yang tertinggal dalam kabin dapat memancing tikus untuk datang. Terlebih lagi, selektor hembusan AC diambil dari udara luar yang membuat katup AC dalam kondisi terbuka. Tutup semua celah rapat-rapat agar tikus tidak dapat masuk dalam mobil, dan selalu pastikan tidak meninggalkan mobil dalam keadaan terbuka.

Bila tikus sudah terlanjur datang, maka agak susah untuk mencegahnya datang kembali kecuali dengan cara memberangusnya. Anda dapat menangkap tikus tersebut dan membasminya. Cara yang dilakukan dan terbukti berhasil untuk menangkap tikus antara lain sebagai berikut:

Memasang jebakan, anda tentu sudah paham beberapa jenis jebakan tikus yang ada dipasaran. Masing-masing alat tersebut dapat menimbulkan efek samping yang perlu anda tanggulangi. Misalkan seperti, racun tikus bisa membunuh tikus tetapi juga dapat membuat tikus mati di sembarang tempat hingga menimbulkan bau tidak sedap. 

Cara lain yang dapat anda lakukan adalah dengan menaruh atau memasang benda yang tidak disukai tikus. Anda dapat menghalau tikus dengan menaruh kapur barus, ataupun benda-benda alami yang tidak disukai tikus. Sayangnya bau kapur barus yang ditempatkan dikabin bisa membuat beberapa orang malah jadi pusing dan tidak nyaman dikendaraan. Oleh sebab itu kapur barus akan bekerja dengan baik bila ditempatkan diruang mesin.

Demikian tulisan kali ini, semoga bermanfaat.

Agar Awet Adem Cek Evaporator AC Mobil Anda

Dalam merawat mobil bagian yang sering disepelekan adalah bagian AC. Banyak pemilik mobil yang tidak terbiasa melakukan perawatan terhadap AC mobil. Biasanya setelah AC tidak lagi dapat memberikan kesejukan, baru pemilik mobil memeriksakan keadaan AC mobilnya ke bengkel.

Memeriksakan AC mobil secara berkala sebenarnya dapat memberikan banyak keuntungan. Salah satunya adalah menghindari biaya besar akibat AC mobil memerlukan penggantian komponen karena rusak. Untuk perawatan berkala AC mobil, sebaiknya dilakukan setiap 3 bulan atau paling lambat 6 bulan sekali.

Pada umumya orang mengenal blower sebagai salah satu komponen AC mobil yang sangat berperan. Blower bertugas untuk menghirup udara dari kabin dan juga menghembuskannya kembali ke dalam kabin dengan suhu yang lebih dingin. 

Bagian AC yang dapat mendistribusikan suhu dingin dalam kabin mobil disebut Evaporator. Angin dari blower yang akan dihembuskan kekabin didinginkan dahulu dievaporator. Evaporator berbentuk kisi-kisi sehingga sanggup menurunkan suhu udara. 
Agar Awet Adem Cek Evaporator AC Mobil Anda

Blower yang menghirup dan meniupkan angin tidak peduli udara tersebut kotor atau tidak. Seringkali udara kabin yang kotor terhirup blower dan kemudian ditiupkan sehingga kotoran yang tercampur udara nyangkut di sela-sela kisi evaporator. Apalagi bila AC belum dilengkapi dengan filter udara.

Evaporator yang kotor seringkali menjadi sarang kuman dan virus. Evaporator yang kotor juga akan membuat proses pendingin udara terganggu. Bila terus dibiarkan, komponen evaporator akan mengalami kondensasi yang menimbulkan air. Bila air bercampur kotoran maka akan membentuk karat dan hasilnya bisa ditebak. Evaporator menjadi bocor dan harus diganti.

Pada umumnya evaporator yang kotor sudah menunjukkan gejala dengan proses pendinginan yang kurang maksimal disiang hari atau juga bau tidak sedap karena kotoran. Untuk proses pembersihan evaporator, pada umumnya membutuhkan waktu 6 hingga 12 jam. Karena memerlukan proses pembongkaran pada dashboard mobil.

Daripada anda mengalami hal tersebut, maka jangan segan untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan AC mobil secara berkala. Demikian tulisan kali ini, semoga bermanfaat.


Menghilangkan Bau Karpet Mobil

Banyak pemilik mobil baru yang seringkali malah mengeluh tidak nyaman dengan bau karpet mobil mereka. Alih-alih sampai ditujuan dengan gembira, malah pusing gara-gara bau karpet mobil yang menyengat. Bagi anda yang juga mengalami hal serupa, maka dalam tulisan kali ini kami membahas Cara Menghilangkan Bau Karpet Mobil. 

Pada umumnya karpet mobil ada dua macam yaitu karpet lantai mobil dan karpet atap mobil. Karpet secara umum fungsinya sama seperti karpet untuk rumah. Karpet pada umumnya berfungsi untuk melindungi bagian dasar mobil ataupun bagian atap mobil. Selain untuk melindungi, karpet juga mempengaruhi nilai estetika mobil. Sehingga mobil terlihat mewah dan nyaman dengan pemilihan bahan karpet. 

Karpet Lantai Mobil


Karpet mobil umumnya mudah dilepas sehingga mudah dibersihkan. Namun seringkali timbul masalah pada karpet baru. Karpet berbau terlalu menyengat sehingga membuat penumpang dan pengendara mobil menjadi tidak nyaman. Untuk menghilangkan bau karpet lantai mobil, anda dapat menggunakan bahan yang berbau lebih nyaman misalnya seperti minyak serai. Cara pakainya sebagai berikut:
  1. Tuangkan 1 botol minyak serai kedalam ember air. 
  2. Masukkan karpet kedalam campuran minyak serai dengan air lalu biarkan selama sehari semalam
  3. Keringkan di pagi harinya lalu cuci dengan shampoo mobil
  4. Keringkan dan coba tes baunya. Bila bau sudah dapat diminimalisir silahkan pasang di mobil.

Menghilangkan Bau Karpet Mobil
Agar karpet tetap bersih dan tidak bau, baca juga cara membersihkan karpet mobil dengan mudah.

Karpet Atap Mobil

Selain karpet lantai, pada sebuah mobil juga terdapat karpet atap. Karpet atap ini sering sekali luput dari pembersihan karena yang biasa dibersihkan adalah bagian bawah saja. Karpet atap terpasang pada plafon mobil didalam kabin. Bila tidak dibersihkan biasanya akan membuat penumpang tidak nyaman karena kotor dan terkadang bisa berbau.

Untuk membersihkan karpet atap mobil, tidak boleh sembarangan, sebab bila salah bisa membuat plafon menjadi kendur, tergores, sobek atau bahkan bila terlalu ditekan bisa berlubang. Maka cara untuk membersihkan karpet atap pada mobil adalah dengan disesuaikan bahan karpet atap mobil.
Menghilangkan Bau Karpet Mobil

Karpet atap Mobil berbahan Beludru
  • Bersihkan dengan lap yang dibasahi dengan air secukupnya atau dengan cairan pembersih yang tersedia di toko asesories mobil. Jangan terlalu basah atau banyak air saat mengelap, maka setelah membasahi lap peras dulu hingga setengah kering baru usapkan pada karpet atap.
  • Gunakan sikat bila perlu dengan sedikit sabun
  • Bila sudah bersih, buka pintu mobil agar suasana dalam mobil kering
  • Pastikan meninggalkan mobil dalam keadaan sudah benar-benar kering


Karpet atap Mobil berbahan Fabric
  • Gunakan lap microfiber dengan cairan pembersih yang disemprotkan pada lap. 
  • Lakukan pembersihan dengan gerakan searah
  • Bila sudah bersih, buka pintu mobil agar suasana dalam mobil kering
  • Pastikan meninggalkan mobil dalam keadaan sudah benar-benar kering


Karpet atap Mobil berbahan Kulit Sintetis 
  • Anda dapat menggunakan cairan khusus kulit untuk membersihkan atap. 
  • Gunakan lap microfiber yang disemprot dengan cairan tersebut
  • lap permukaan karpet atap dengan hati-hati dan tidak terlalu menekan.
  • Bila noda sudah hilang, Lap lagi bila perlu dengan lap kering agar karpet atap yang terbuat dari kulit tidak timbul jamur


Hindari menggunakan vacum cleaner karena bisa membuat karpet atap mobil tersedot dan menggelembung. Bila anda memang ingin menggunakan vacum cleaner, atur dengan daya hisap yang tidak merusak kekuatan karpet menempel pada plafon kabin mobil. Bila anda telah membersihkan noda pada karpet, maka pastikan agar kondisi kabin mobil tidak basah atau benar-benar kering. Agar tidak ada jamur yang mungkin tumbuh disana. Bila perlu tambahkan air purifier agar suasana kabin bertambah segar dan menyenangkan. Demikian tulisan kali ini, semoga bermanfaat.