Hal Sepele Yang Sering Mengancam Nyawa Saat Berkendara

Menggunakan kendaraan darat saat ini menjadi kegiatan yang berbahaya, berdasarkan data menunjukkan bahwa kecelakaan lalulintas termasuk dari lima besar faktor hilangnya nyawa. Ketika Anda akan menggunakan mobil untuk pergi ke mana pun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda memutar kunci dan memulai perjalanan. Salah satu yang paling penting adalah memeriksa kondisi ban kendaraan Anda. 

Memeriksa kondisi ban adalah langkah sederhana tetapi sangat penting untuk keselamatan dan kenyamanan Anda saat berkendara. Dengan melakukan pemeriksaan rutin dan memperhatikan tanda-tanda keausan atau kerusakan, Anda dapat menghindari masalah yang lebih serius di jalan. Ban yang baik tidak hanya memastikan kenyamanan dalam berkendara, tetapi juga keselamatan Anda dan penumpang di dalam mobil.

cara memeriksa kondisi ban


Mengapa Memeriksa Kondisi Ban Mobil Penting?

Keselamatan Berkendara 

Ban yang aus, kempis, atau tidak seimbang dapat mengurangi kontrol Anda atas mobil, meningkatkan risiko kecelakaan,  Ban yang aus atau kempis dapat mengurangi daya cengkeram mobil terhadap jalan. Ini berarti Anda mungkin akan mengalami kesulitan mengendalikan mobil, terutama saat berbelok atau mengemudi di jalan basah apalagi mengemudi dalam kondisi cuaca buruk atau di jalan berliku. Ban yang tidak memiliki daya cengkeram yang cukup juga bisa meningkatkan jarak pengereman yang dibutuhkan, sehingga responsif terhadap situasi darurat menjadi terhambat.

Pemakaian Bahan Bakar yang Efisien

Ban yang tidak terawat dengan baik juga dapat mengakibatkan konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi. Ketika tekanan udara tidak optimal, mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan mobil, yang pada gilirannya menghabiskan lebih banyak bahan bakar. Selain itu, ban yang aus atau tidak seimbang juga menyebabkan gesekan yang lebih besar dengan jalan, mempercepat keausan ban dan mengurangi efisiensi bahan bakar secara keseluruhan.Dengan memastikan tekanan udara yang tepat dan kondisi yang baik, Anda dapat menghemat uang dan mengurangi dampak lingkungan.

Kendaraan dengan ban yang tidak terawat dengan baik dapat menghasilkan lebih banyak emisi gas buang karena mesinnya harus bekerja lebih keras. Selain itu, jika ban aus atau kempis secara tidak merata, mobil mungkin tidak menghasilkan jejak yang stabil di jalan, yang dapat merusak permukaan jalan dan meningkatkan biaya perbaikan infrastruktur.

Meningkatkan Umur Ban

Pemeriksaan rutin dapat membantu Anda mendeteksi masalah pada ban sebelum menjadi lebih serius, yang dapat memperpanjang umur pakai ban dan mengurangi biaya penggantian yang tidak terduga. Tidak memeriksa kondisi ban secara teratur bisa berarti Anda melewatkan tanda-tanda awal keausan atau kerusakan yang membutuhkan perbaikan atau penggantian. Kerusakan serius pada ban bisa sangat mahal untuk diperbaiki, terutama jika masalahnya dibiarkan terlalu lama dan berdampak pada bagian lain dari kendaraan.

Apa yang Harus Diperiksa pada Ban?

- Tekanan Udara

Pastikan tekanan udara di setiap ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Tekanan udara yang tidak tepat pada ban bisa mengakibatkan kebocoran atau bahkan peledakan ban saat sedang dalam perjalanan. Ban yang terlalu kempis meningkatkan risiko overheating, yang dapat menyebabkan kerusakan struktural pada ban dan mempercepat proses keausan. Sebaliknya, ban yang terlalu mengembang bisa mengurangi daya cengkeram dan membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan.

- Kekakuan dan Kondisi Fisik 

Periksa kekakuan ban dengan menjepit atau menggoyangkan bagian atas ban. Ban yang kekakuan kurang atau aus cenderung menunjukkan tanda-tanda keausan di tepi atau tonjolan yang tidak normal.

- Kedalaman Alur Pengecapan

Gunakan pengukur kedalaman pengecapan atau periksa marka pengecapan pada ban. Kedalaman yang kurang dari batas minimum bisa menyebabkan ban kehilangan daya cengkeram, terutama di jalan basah.

- Keausan yang Tidak Merata

Periksa bagian dalam dan luar ban untuk memastikan tidak ada keausan yang tidak merata. Hal ini bisa menjadi tanda perlu dilakukan pengecapan atau perbaikan yang lebih dalam.


Kapan Harus Memeriksa Kondisi Ban?

a. Secara Rutin

Lakukan pemeriksaan setidaknya sekali sebulan atau sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

b. Setelah Ganti Musim

Perubahan suhu dapat memengaruhi tekanan dan kinerja ban, jadi pastikan untuk memeriksa setelah pergantian musim.

c. Sebelum Perjalanan Panjang

Perjalanan jauh memerlukan kesiapan maksimal, termasuk kondisi ban yang prima.

Kesimpulan

Jangan pernah mengabaikan kondisi ban mobil, karena mereka adalah satu-satunya titik kontak mobil dengan jalan. Menjaga ban dalam kondisi baik tidak hanya melindungi Anda, tetapi juga semua orang di sekitar Anda di jalan.


Plus Minus Pompa Ban Nitrogen untuk Menghidari Akibat Buruk Ban Kurang Angin

Agar mobil bisa berjalan maka pasti ada ban. Ban merupakan bagian penting mobil. Sebagus apapun mesin dan segala fiturnya tidak akan ada apa-apanya bila bannya sedang bermasalah.

Agar mobil selalu dapat diandalkan, maka ban harus selalu dalam kondisi prima. Salah satu yang perlu diperhatikan dalam urusan ban adalah tekanan angin ban. Tekanan angin ban yang baik adalah tekanan angin yang dapat menjaga dinding ban agar dapat berdiri. 
Plus Minus Pompa Ban Nitrogen

7 Akibat Buruk Ban kurang Tekanan

1. Bila ban tidak tegak berdiri maka dinding ban akan menekuk atau disebut defleksi. Pada waktu ban tidak diisi udara secara cukup, ban akan menekuk hingga menyebabkan tapak ban melebar. Dengan tapak ban yang melebar menyebabkan gaya gesek antara aspal dengan ban bertambah besar, sehingga juga mempengaruhi kemampuan mesin untuk memutar ban. Seringkali kita rasakan bila ban kurang angin, laju mobil menjadi berat.

2. Selain berat, ban yang kurang angin gaya gesek yang besar dengan aspal dapat menimbulkan kalor atau panas. Dengan kondisi panas, dengan tetap dipacu maka ban akan cepat rusak. Bila ban tidak mampu menahan kondisi panas pada ban dengan tekanan kurang tetap dipaksakan, bisa-bisa ban meledak. 

3. Banyak orang mengira hanya tekanan yang belebihan saja yang dapat menyebabkan ban meledak. Ternyata pada banyak kejadian, malah sebaliknya. Ban dengan kondisi kurang angin yang lebih sering meltus. Bahkan ban yang mengalami kelebihan tekanan hingga batas 10psi, masih dapat digunakan dengan aman. 

4. Bila ban tidak digunakan untuk melaju dan hanya diparkir ternyata juga kurang baik. Ban yang kurang tekanan dan dibiarkan terparkir lama di sudut ruangan ternyata dapat menimbulkan dinding ban retak-retak ketika diisi hingga tekanan yang direkomendasikan. 

5. Kendaraan dengan ban yanga kurang tekanan menjadi boros bahan bakar. Mesin membutuhkan tenaga untuk memutar ban yang kurang angin. Dengan tenaga yang besar maka mesin juga mengambil bensin dalam jumlah yang besar.

6. Gesekan ban dengan aspal dapat menyebabkan Ban menjadi tidak rata. Karena pinggiran ban menggerus aspal dan bagian dindingnya tertekuk maka dapat membuat bagian samping sudut ban menjadi cepat habis. 

7. Ban menjadi mudah Benjol, karena dinding ban menekuk akibatnya sisi ban mudah sekali terdeformasi. Ban menjadi mudah benjol, kalau sudah begini maka ban wajib diganti karena tidak nyaman dan berbahaya.

Obat dari segala hal yang disebabkan oleh ban kurang tekanan diatas adalah mengisi ban dengan tekanan yang sesuai standart yang direkomendasikan. Oleh sebab itu periksalah kondisi ban secara teratur, dan segera isi tekanan bila kurang.

Bila kendaraan mengangkut muatan penuh, sebaiknya tekanan ban ditambah hingga 3 psi dari tekanan yang direkomendasikan. Untuk menjaga deflesi maka jalan terbaik adalah dengan mengisi tekanan yang cukup pada ban. 


Pompa ban nitrogen

Untuk mengisi angin ban saat ini banyak pompa ban nitrogen disetiap pengisian bahan bakar. Nitrogen sekarang banyak direkomendasikan untuk menjadi gas pengisi udara tekanan ban. Karena Nitrogen memiliki banyak kelebihan.

Sifat Nitrogen

Nitrogen adalah gas yang memiliki lambang N dalam tabel periodik pelajaran kimia. Nitrogen dinamakan juga zat lemas karena tidak beraksi dengan unsur lainya. Sifat nitrogen antara lain tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau dan bukan golongan zat yang reaktif. Sehingga sulit bereaksi dengan unsur senyawa yang lain.

Fungsi Nitrogen sebagai Gas Pengisi Ban, memiliki kelebihan antara lain:
  • Daya cengkram ban lebih baik akibat grip yang baik dan tekanan lebih tahan lama.
  • Karena tekanan tidak mudah berkurang maka, ban selalu dalam kondisi prima dan BBM menjadi lebih hemat
  • Kestabilan pengendalian pengendaraan lebih baik akibat ban yang memiliki tekanan sesuai standart
  • Hemat ongkos, karena tekanan ban tahan lama jadi tidak sering menambah angin ke tukang ban.

Kekurangan penggunaan Gas Nitrogen
  • Harga pengisian diawal terbilang lebih mahal dari pengisian angin biasa
  • Perawatan untuk mengisi kembali sebaiknya tetap menggunakan gas nitrogen tidak dicampur angin biasa agar kondisi ban tetap prima
  • Karena harga pengisian mahal, masih ada juga orang yang tidak bertanggung jawab dengan menjajakan pengisian angin biasa dengan label gas Nitrogen.


Benarkah Oli Rem Mobil turut berpengaruh Terhadap Keselamatan?

Untuk mengendalikan sebuah kendaraan terutama mobil, seorang pengendara minimal harus mengetahui bagaimana cara menghentikan kendaraan disaat yang tepat. Kecelakaan terjadi biasanya akibat pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraan akibat lepas kontrol terhadap faktor kecepatan.

Kendaraan yang tidak dikontrol dengan baik, meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan. Kendaraan yang melaju kencang membutuhkan kewaspadaan pengendara yang lebih tinggi. Sudah barang tentu, kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang dan ditambah lagi faktor lain seperti kondisi ban, kondisi jalan, kondisi rem dan sebagainya yang bersinergi sehingga pengereman dapat berhasil.
fast car driving-minyak rem mobil terbaik

Jarak pengereman dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain:
  • Kondisi permukaan jalan, kondisi permukaan jalan basah tentu memiliki gaya gesek yang berbeda dengan permukaan jalan kering
  • Kondisi ban, semakin ban kehilangan daya cengkramnya maka akan semakin mengurangi gaya gesek sehingga berbahaya bagi pengendara
  • Jenis rem yang digunakan, Setiap jenis rem memiliki sistem yang berbeda yang berpengaruh terhadap jarak pengereman
  • Bobot kendaraan turut mempengaruhi gaya gesek yang ditimbulkan
  • Cuaca
  • Waktu pengereman
  • Lokasi pengereman juga memiliki pengaruh yang berbeda antara daerah satu dengan yang lain. lokasi pengereman dihitung berdasarkan ketinggian antara lokasi dengan permukaan laut. Lokasi pengereman erat kaitannya dengan gaya grafitasi yang berbeda setiap daerah.
  • Aksi dan Reaksi, jarak pengereman juga dipengaruhi oleh waktu reaksi manusia sebagai pengendara yaitu sekitar 1 detik dan sistem mekanik rem sekitar 0.5 detik bila dibulatkan maka akan membutuhkan waktu 2 detik.

Aksi pengendara juga dipengaruhi beberapa faktor yang lain seperti
  • Usia, semakin tua usia maka responsifitasnya terhadap keadaan akan melemah. Sehingga membuat reaksi terhadap pengereman juga semakin lama
  • Kondisi fisik, pengendara yang lelah maka akan turut menurunkan daya konsentrasi dan reaksi. Maka disarankan bila setiap menempuh 4 jam berkendara hendaknya beristirahat.
  • Kondisi mental, pengendaraan dalam kondisi sedang ada masalah ditengarai menjadi penyebab kecelakaan yang sering terjadi. Oleh sebab itu sebaiknya bila sedang bermasalah hendaknya kendaraan dikemudikan orang lain.
  • Pengaruh lain, Bila kondisi akal belum sempurna seperti sedang dalam pengaruh obat baik obat tidur ataupun obat-obatan yang lain. Sebaiknya pengendaraan diserahkan pada orang yang bugar.
Setiap jenis rem kendaraan memiliki karakter yang berbeda. Agar sistem pengereman dapat bekerja dengan baik maka perlu minyak rem yang baik pula. Menurut beberapa referensi, minyak rem sebaiknya diganti setelah berusia antara dua sampai tiga tahun. Dengan demikian maka kadar minyak akan dapat dipertahankan tetap dalam konsisi prima. Untuk mengganti minyak rem bacalah buku manual mobil yang disertakan saat pembelian, pada umumnya mobil menggunakan minyak rem Dot 3 atau Dot 4.

Semakin anda perhatian terhadap kondisi kendaraan anda, maka resiko kecelakaan dapat lebih diminimalisir. Sehingga anda sampai di tujuan dengan selamat.

Tips Memilih Ban Mobil yang Anda Butuhkan

Ban  merupakan elemen penting kendaraan darat saat ini. Ibarat pengganti kaki pada kuda tunggangan, ban adalah bagian yang sangat penting agar dapat berjalan. Ban dipasang pada velg mobil berguna untuk mengurangi getaran yang disebabkan jalan yang tidak rata dan ban mobil dipasang untuk menstabilkan mobil agar dapat melakukan penambahan percepatan pergerakan. 

Ban biasanya terbuat dari karet sintetis yang didalamnya terdapat lapisan serat baja. Ban mobil biasanya dibagi menjadi 3 antara lain:
Ban Bias, ban yang dibuat dari susunan benang (baja) yang melingkar dari bead ke bead dengan sudut 40 - 65 derajat terhadap garis tengah lingkaran ban.
Ban Radial, ban yang mempunyai susunan benang dengan sudut 90 derajat terhadap keliling lingkaran ban dan diperkuat dengan sabuk pengikat.
Ban Tanpa Tube (Tubeless) merupakan ban yang dirancang dan dibuat tanpa menggunakan ban dalam
ban mobil - cara membaca kode

Dalam memilih ban mobil yang tepat sebaiknya memang disesuaikan dengan tujuan penggunaan dalam berkendara. Dalam mengendarai mobil ada banyak jenis tujuan kendaraan misalkan untuk membawa penumpang, untuk kecepatan, untuk membawa beban material dan lain lain. Untuk memilih ban yang tepat kita setidaknya tahu maksud dari kode ban yang akan kita gunakan. Ada beberapa kode yang perlu diperhatikan diantaranya:

Tipe dan Ukuran Ban 
Dalam menentukan tipe dan ukuran ban yang sesuai untuk mobil kita, biasanya sudah dicantumkan oleh pabrik mobil dalam buku panduan atau kita dapat melihatnya pada plakat pintu atau di tutup tangki bahan bakar. Biasanya terdapat deretan kode terdiri dari huruf dan angka misalkan seperti berikut :

185/65 R14/ 86 H
  • 185 Merupakan kode lebar tapak dalam satuan mm semakin besar ukuran ini maka ban akan semakin lebar
  • 65 Merupakan aspek rasio ketebalan ban dalam % dari lebar tapak ban dapat diukur dari bibir velg mobil sampai bagian tapak ban yang menempel dengan aspal.
  • R Merupakan kode radial
  • 14 Merupakan kode ukuran diameter velg mobil yang sesuai dengan ban tersebut dengan satuan inchi
  • 86 Merupakan beban maksimum yang bisa ditopang oleh ban mobil 
  • H Merupakan kode kecepatan maksimum yang bisa di tempuh menggunakan ban mobil tersebut
Angka Kode beban Maksimum mengandung arti sebagai berikut
Kode : Beban Maksimal (kg)
62 : 265 kg
63 : 272 kg
64 : 280 kg
66 : 300 kg

68 : 315 kg

70 : 335 kg
73 : 365 kg
75 : 387 kg
80-89 : 450 - 580 kg
90-100 : 600 - 800 kg

Kode Huruf Kecepatan Maksimum mengandung arti sebagai berikut
Kode Kec. maksimal (km/jam)
P : 150
Q : 160
R : 170
S : 180
T : 190
H : 210
V : 240
W : 270
Y >300

Kode Produksi 
Setiap produsen ban mencantumkan kode produksi yang mengandung arti kapan ban tersebut diproduksi. Produsen ban mobil ada yang menggunakan 7 digit ada yang 5 digit, yang lebih kita perhatikan adalah 4 digit terakhir yang merupakan tanggal produksi ban mobil. Dengan mengetahui tanggal produksi dari ban mobil yang kita gunakan kita dapat mengetahui kapan ban kadaluarsa. Usia ban sebelum kadaluarsa biasanya 3 tahun sejak tanggal ban tersebut diproduksi atau telah menempuh jarak sekitar 60 ribu km. Bila telah mencapai usia tersebut ban harus segera diganti. Contoh pembacaan kode produksi 2005 berarti ban diproduksi pada minggu ke 20 tahun 2005. Contoh lain misalnya 1015 berarti ban diproduksi pada minggu ke 10 tahun 2015.

Selain dari Kode Produksi ban harus segera diganti bila ketebalan ban telah menyentuh Treadwear Indicator. Indikator ini digunakan untuk mengetahui batas ketebalan ban yang dapat digunakan. indikator ketebalan ini biasanya terletak di sela-sela motif  bunga ban.
ban mobil - tread wear indicator

Agar ban dapat mencengkeram tanah atau aspal dengan kuat sesuai dengan medan dan tipe mobil perlu dipilih kembangan atau bunga ban yang tepat. Bila anda salah memilih tidak jarang ban mobil tidak dapat mencengkeram media jejaknya sehingga ban mobil menjadi spin atau selip. 

Untuk memilih kembangan atau motif bunga ban kita dapat menggunakan kode berikut

Kode Kegunaan

H/L atau H/T : Jenis motif yang cocok untuk mobil yang biasa digunakan untuk di jalan tol
A/T : Jenis motif yang cocok untuk mobil yang biasa digunakan untuk jalan tanah 
M/T : Jenis motif yang cocok untuk mobil yang biasa digunakan di jalan cadas atau gahar
H/P : Jenis motif yang cocok untuk mobil yang biasa digunakan di halus seperti di perkotaan.