Sebagai mana kita tahu bahwa pada jaman sekarang hampir semua mobil pasti dilengkapi dengan pintu lengkap ada kacanya. Ternyata ada beberapa produk mobil jaman dahulu beberapa mobil yang tidak dilengkapi dengan kaca pintu. Bukan tanpa sebab ternyata setelah admin telusuri pada masa itu ada beberapa alasan pabrikan mobil tidak memasang kaca pada pintu mobil antara lain seperti untuk menekan biaya produksi, kepraktisan dalam desain dan fungsionalitas, dan terakhir karena teknologi dan material yang belum cukup baik. Berikut adalah beberapa contoh mobil lama yang dirancang tanpa kaca jendela pintu:
Ford Model T (1908-1927): Salah satu mobil paling terkenal dalam sejarah, Ford Model T sering kali tidak dilengkapi dengan kaca jendela pintu sebagai standar, terutama pada model awalnya. Mobil ini dirancang sebagai kendaraan yang sederhana dan ekonomis.
Bugatti Type 35 (1924-1930): Mobil balap legendaris ini umumnya tidak memiliki kaca jendela pintu. Desainnya fokus pada aerodinamika dan performa balap, bukan pada kenyamanan penumpang.
Morgan Three-Wheeler (1911-1952): Mobil tiga roda ini memiliki desain terbuka tanpa kaca jendela pintu, menekankan pengalaman berkendara yang unik dan sederhana.
Citroën 2CV (1948-1990): Model awal dari Citroën 2CV sering kali tidak dilengkapi dengan kaca jendela pintu penuh, melainkan hanya dengan jendela yang dapat dibuka sebagian.
Mobil-mobil ini mencerminkan era ketika desain kendaraan masih sangat berbeda dari mobil modern saat ini.
Pada jaman dahulu teknologi mobil masih belum serumit sekarang, begitu pula dalam pemanfaatan mobil pada umumnya cukup untuk transportasi sederhana memindahkan barang dan manusia. Dengan berbagai pertimbangan tersebut maka kaca jendela pintu mobil dianggap tidak begitu penting.
Manfaat Kaca Pintu Mobil
Berbeda dengan mobil modern, Sudah wajib dilengkapi dengan kaca jendela dibagian pintu yang memang disiapkan untuk berbagai tujuan.
Saat Hujan
Mencegah Air Masuk: Jika jendela terbuka, air hujan dapat masuk ke dalam mobil, merusak interior, dan membuat penumpang basah.
Kesehatan dan Kenyamanan: Hujan dapat membuat suhu dalam mobil menjadi dingin dan tidak nyaman. Selain itu, udara yang lembab dapat mempengaruhi kesehatan penumpang.
Keselamatan: Air yang masuk dapat menyebabkan kaca berembun, mengurangi visibilitas pengemudi, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Saat Panas
Mengurangi Panas: Menutup jendela dan menggunakan AC membantu menjaga suhu dalam mobil tetap sejuk, sehingga lebih nyaman bagi penumpang.
Mencegah Masuknya Debu dan Polusi: Menutup jendela menghalangi debu, polusi udara, dan alergen dari luar masuk ke dalam mobil, yang dapat mempengaruhi kesehatan penumpang.
Melindungi Interior Mobil: Sinar matahari yang masuk langsung dapat memudarkan warna dan merusak material interior mobil, seperti jok dan dashboard.
Umum
Keamanan: Menutup jendela mengurangi risiko pencurian dan vandalisme.
Efisiensi Bahan Bakar: Menggunakan AC dengan jendela tertutup lebih efisien daripada membuka jendela, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi, karena mengurangi hambatan angin.
Jadi, menutup kaca jendela mobil saat kondisi cuaca ekstrem adalah langkah yang bijak untuk memastikan kenyamanan, keselamatan, dan melindungi mobil Anda. Ada beberapa penyebab umum mengapa kaca jendela mobil macet. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Power window rusak: Power window adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk menaikkan dan menurunkan kaca jendela secara otomatis. Jika power window rusak, kaca jendela tidak akan bisa bergerak.
Korsleting power window: Kabel yang menghubungkan power window bisa terkorslet, sehingga menghentikan fungsi naik turun kaca.
Motor power window bermasalah: Motor yang menggerakkan kaca jendela bisa mengalami kerusakan atau aus, sehingga kaca jendela tidak bisa bergerak.
Saklar rusak: Saklar yang digunakan untuk mengangkat dan menurunkan kaca jendela bisa rusak, sehingga kaca jendela tidak bisa berfungsi.
Rel karet kaca terlalu kotor: Rel karet yang terkotor bisa menyebabkan kaca jendela terjepit dan tidak bisa bergerak.
Kurangnya perawatan: Kaca jendela yang tidak dirawat dengan baik bisa mengalami kerusakan mekanis.
Penggunaan berlebihan: Penggunaan power window secara berlebihan bisa menyebabkan komponen mengalami kerusakan lebih cepat.
Faktor usia: Komponen-komponen yang mengalami kerusakan akibat usia dapat menyebabkan kaca jendela macet.
Ada beberapa langkah yang bisa Anda coba untuk mengatasi kaca jendela mobil yang macet:
Periksa Saklar: Pastikan saklar jendela berfungsi dengan baik. Anda bisa mencoba mengoperasikan saklar dari sisi pengemudi dan sisi penumpang.
Periksa Sekring: Jika semua jendela tidak berfungsi, bisa jadi masalahnya ada pada sekring yang putus. Cek sekring di kotak sekring mobil Anda.
Periksa Rel Kaca: Rel yang kotor atau kering bisa menyebabkan kaca jendela macet. Bersihkan rel kaca dan olesi dengan pelumas silikon.
Reset Power Window: Beberapa mobil memiliki fitur reset untuk power window. Coba reset dengan menekan dan menahan saklar jendela dalam posisi naik selama beberapa detik setelah kaca sepenuhnya tertutup.
Periksa Motor Power Window: Jika saklar dan sekring dalam kondisi baik, masalahnya bisa pada motor power window. Untuk ini, Anda mungkin perlu membawa mobil ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut.
Bawa ke Bengkel: Jika langkah-langkah di atas tidak berhasil, sebaiknya bawa mobil Anda ke bengkel profesional. Mereka akan bisa mendiagnosis dan memperbaiki masalah dengan peralatan yang tepat.
Selalu pastikan untuk melakukan perawatan rutin pada mobil Anda untuk mencegah masalah seperti ini terjadi.
